Connect with us

Berita Terbaru

IDI Dorong Pemprov Banten Masif Lakukan Tes dan Tracking Kontak

Published

on

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban. (Istimewa)

Serang- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyarankan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten lebih masif melakukan tes dan tracking Covid-19. Termasuk pemerintah Kabupaten/Kota di Tanah Jawara.

Mengingat angka terkonfirmasi Covid-19 di beberapa daerah termasuk Provinsi Banten mengalami peningkatan yang sangat signifikan. 

“Banten Harus lebih masif, kalau bisa sehari hatus berpa ribuan, permintaan prsiden 30 ribu, minimal 100 ribu sehari, banten harus lebih banyak mulai dari sekarang,” kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban kepada Bantenhits.com melalui sambungan seluler, Senin 14 September 2020.

BACA :  Polisi Tangkap Dua Pelaku Curanmor di Cikupa

Menurutnya, masyarakat Banten jangan kaget jika tes Covid-19 semakin masif kasus terkonfiirmasi ada peningkatan, namun hal itu bisa mengantisifasi penyebaran Virus semakin meluas.

“Kalau enggak di tes emang enggak banyak, tapii sama aja bohong, trecking kontak,” ujarnya.

Zubairi Djoerban mengatakan, Banten harus menyediakan tempat karantina bagi masyarakat yang dinyatakan positif Covid-19 di wilayahnya.

‘Yang ketemu positif di karantina, buat sarana khusus, kalau mau sekolah, kantor pemerintah yang lagi di  tutup bisa di manfaatkan, misalnya di Yogya, intinya tikda harus mahal,” ungkapnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pernah menjadi tokoh mahasiswa selama kurun perkuliahan 2015-2019, pria asal Banten Selatan ini memutuskan pilihan hidup menjadi jurnalis setelah lulus kuliah. Tolib memiliki ketertarikan pada dunia kepenulisan.

Terpopuler