Connect with us

Berita Terbaru

Ada Liga Badak saat Kasus Covid-19 di Pandeglang Menggila, Satgas Beri Warning

Published

on

TIM SEPAKBOLA KABUPATEN TANGERANG MELAWAN KOTA SERANG

FOTO ILUSTRASI. Tim sepak bola kebanggan Kabupaten Tangerang saat menjamu tim Kota Serang dalam fase semo final Porprov V Banten di Stadion Benteng Taruna, Kamis, 8 November 2018. Kabupaten Tangerang unggul tipis 1-0. (BantenHits.com/ Hendra Wibisana)

Pandeglang – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Pandeglang, kembali menggelar kompetisi sepak bola Liga Badak. 

Acara yang digelar di Stadion Badak Pandeglang, dimulai Selasa 15 September sampai 30 Oktober 2020. Peserta yang hadir tercatat mencapai 102 Klub di Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan ini menjadi sebuah ironi di tengah kasus terkonfirmasi Kabupaten Pandeglang terus mengalami peningkatan setiap harinya. Sampai 15 September 2020, angka positif Covid-19 mencapai 71 orang.

BACA :  Beaya Pendidikan yang Mencekik Dikembalikan

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Dr Achmad Sulaeman mengingatkan, agar penonton Liga Badak tak melebihi 50 persen dari jumlah kapasitas stadion, untuk menghindari kerumunan massa.

“Yang beresiko (Terpapar Covid-19) itu penonton, jadi enggak boleh lebih dari 50 persen penontonnya,” kata Dr Achmad Sulaeman, Selasa, 15 September 2020.

Sulaeman beranggapan, tak begitu mengkhawatirkan virus ini bakal menyasar pemain dari 102 Klub itu, jika para pemainnya asli warga Pandeglang. Sehingga ia menghimbau agar Klub tersebut tak membawa pemain bola cabutan.

“Kalau pemain lokal Insya allah aman, tapi kalau ada pemai cabutan misal dari zona merah Covid-19 itu rentan juga,” jelasnya.

Terapkan Protokol Kesehatan

BACA :  SMKN 2 Rangkasbitung Tingkatkan Kualitas Jurusan Pengolahan Pangan

Sulaeman juga menambahkan, agar panitia dapat menyediakan sarana cuci tangan di wilayah stadion dan menjaga Protokol Kesehatan.

“Panitia harus menyediakan sarana cuci tangan, menjaga protokol kesehatan dan jangan samapi ada kerumunan. Kasih jarak tempat duduknya,” pungkasnya.

Sementara Ketua PSSI Pandeglang Olis Solihin mengatakan, panitia sudah memberlakukan protokol kesehatan secara ketat untuk penonton maupun pemain. 

Selain itu, jumlah penonton juga dibatasi dengan pengaturan jarak duduk di stadion. Kompetisi harus dilakukan untuk melihat kemampuan klub melakukan pembinaan.

“Kami mengingatkan kompetisi ini dijalankan dengan protokol kesehatan dan menjaga jarak. Penonton dan siapapun wajib pakai masker, dan cuci tangan sebelum masuk stadion,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah

BACA :  Sambut Baik Wacana GBHN Diaktifkan Kembali, Pengamat: Ini Akan Jadi Tugas Berat Pemerintah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler