Connect with us

Berita Terbaru

Pemprov Banten Batal Beri Subsidi Kuota untuk Para Pelajar, Kenapa?

Published

on

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Banten Rina Dwiyanti saat memberikan keterangan pers. (BantenHits.com/Mursyid Arifin)

Serang- Pemerintah Provinsi Banten batal memberikan bantuan pulsa atau kuota untuk membantu para pelajar melalukan proses pembelajaran dengan sistem Dalam Jairngan (Daring) Ditengah pandemi Virus Corona.

Padahal, Pemprov Banten berencana menyiapkan anggaran Rp11 Miliar di APBD Perubagan tahun 2020 untuk memberikan subsidi kuota kepada pelajar.

“Awalnya pemritah akan melakukan usulan untuk membantu para siswa dalam rangka melakukan belajar daring yaitu pulsa,”kata Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Banten Rina Dwiyanti di gedung DPRD Banten, Selasa 15 September 2020.

Namun, nyatanya program itu tidak bisa dibiayai oleh Pemprov Banten.

BACA :  Anggota MKD Asal Banten Ini yang Pertama Suarakan Pemberhentian Novanto

“Ternyata program ini tidak eligibel untuk bisa di biayai dari pembiayaan yang kita lakukan,” ujarnya.

Ditanya lebih lanjut apakah Pemprov membantu para siswa pada saat melalukan proses pembelajaran Di tengah pandemi, Rina menegaskan Pemprov tidak bantu siswa.

“Tidak ada bantuan untuk para siswa,” tuasnya.

Terpisah, Koordinator Komisi V DPRD Banten M. Nawa Said Dimyati mengatakan program bantuan kuota yang awalnya dari dana pinjaman itu tidak disetujui.

“Anggaran daring tidak disetujui jadi batal, awalnya dari dana pinjaman,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pernah menjadi tokoh mahasiswa selama kurun perkuliahan 2015-2019, pria asal Banten Selatan ini memutuskan pilihan hidup menjadi jurnalis setelah lulus kuliah. Tolib memiliki ketertarikan pada dunia kepenulisan.

Terpopuler