Connect with us

Berita Utama

Untirta Pastikan Ribuan Mahasiswanya yang Belum Dapat Subsidi Kuota Akan Diakomodir pada Tahap Selanjutnya

Published

on

Untirta pastikan mahasiswanya yang belum dapat subsidi kuota akan segera mendapatkannya. FOTO: Gedung Rektorat Untirta. (BantenHits.com/Mursyid Arifin)

Serang – Ribuan mahasiswa-mahasiswi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten yang belum dapat subsidi kuota, dipastikan akan terakomodir subsidi kuota sebesar 50 GB dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Hal itu diungkapkan Kepala Subbagian (Kasubag) Akademik dan Evaluasi Untirta, Khairul Kholqi kepada BantenHits.com melalui sambungan selulernya, Rabu, 16 September 2020.

Khairul menjelaskan, ribuan mahasiswa yang belum mendapatkan subsidi kuota tersebut, bukan berarti akan terancam untuk tidak bisa menikmatinya. Hanya saja dalam mekanismenya dibagi menjadi beberapa tahapan.

“Mahasiswa yang belum dapat subsidi kuota pada tahap sekarang (pertama) bukan terancam, tapi dapatnya nanti di tahap selanjutnya. Kan ada beberapa tahapan,” terang Khairul.

BACA :  Pedagang Es Tewas Saat Kerja Bakti di Gandasari Tangerang

Ia menuturkan, berdasarkan Surat Edaran Nomor. 1950/E1/TI/2020 tanggal 13 September 2020 tentang Ketentuan Pengajuan Bantuan Kuota Internet untuk Mahasiswa dan Dosen. Maka, laman resmi https://kuotadikti.kemdikbud.go.id/ dapat diakses mulai tanggal 14 September 2020 pada pukul 22.00 Wib, dengan melampirkan pengajuan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).

Lebih lanjut, Khairul menjelaskan proses unggah SPTJM dilakukan dengan dua tahap cutoff yaitu tanggal 15 dan 28 pada September hingga November 2020 serta tanggal 15 dan 21 pada
Desember 2020. 

Kemudian, agar proses penyaluran berjalan dengan efektif, perguruan tinggi dapat mengajukan SPTJM paling banyak dua kali untuk setiap tahap cut off.

“SPTJM ditandatangani oleh pimpinan perguruan tinggi (rektor/wakil rektor atau
ketua/wakil ketua atau direktur/wakil direktur) di atas materai,” ujar Khairul. 

BACA :  Dindik Lebak Optimalkan Program Wujudkan Lebak Cerdas 2019

“Data mahasiswa dan dosen yang sudah diajukan pada SPTJM tidak dapat diubah atau dihapus kecuali untuk pengajuan pada bulan berikutnya,” tambahnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler