Connect with us

Berita Terbaru

Aksi Tabrak Lari di Dekat Pintu Tol Alam Sutera Terungkap Setelah Plat Nomor Mobil Mercedes Benz C43 Pelaku Tertinggal

Published

on

Pecah Kaca

Ilustrasi pengemudi Mercedes Benz diduga lakukan aksi tabrak lari di dekat Pintu Tol Kunciran, Alam Sutera. (Foto: Kompas.com)

Tangerang – Aksi tabrak lari terhadap Endy, seorang pengendara di dekat Pintu Tol Kunciran, Alam Sutera, Kota Tangerang, pada 5 September 2020 lalu berhasil diungkap jajaran Polda Metro Jaya.

Terduga pelaku tabrak lari adalah pengemudi Mercedes-Benz C43 berinisial TC (27) yang diketahui seorang pemilik rumah makan di Tangerang. TC ditangkap di kawasan Tangerang, Minggu, 13 September 2020.

Dikutip BantenHits.com dari Kompas.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, sebelum tabrak lari, TC yang mengemudikan mobil bernomor polisi DK 12 OM terlibat kecelakaan dengan mobil yang dibawa Endy.

BACA :  Bea Cukai Soetta Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp2,7 Miliar

Kecelakaan dengan saling senggol itu terjadi saat kendaraan keduanya keluar pintu tol secara bersamaan.

“Tersangka menabrak dan menyenggol Fortuner. Bukan diselesaikan saat korban keluar (mobil), tersangka mencoba melarikan diri dengan menabrak korban,” kata Yusri saat rilis yang disiarkan secara daring, Rabu, 16 September 2020.

Saat itu korban mengalami luka patah pada bagian kaki dan dibawa ke rumah sakit.

Korban kemudian melapor ke Polda Metro Jaya dengan membawa barang bukti berupa nomor polisi kendaraan pelaku yang tertinggal.

“Saat melarikan diri plat nomor tersangka tertinggal. Ini yang menjadi indentifikasi,” katanya.

Polisi melakukan penyelidikan berdasarkan nomor polisi DK 12 OM dengan berkoordinasi Kepolisian di Bali.

BACA :  Gelombang Aksi Mahasiswa Desak Gubernur Banten Mundur Terus Berdatangan, Rektor Untirta Tiba-tiba Puja-puji WH

Kode plat DK merupakan nomor untuk wilayah Bali dan sekitarnya.

Setelah mengetahui identitas pelaku, polisi kemudian menangkap TC di kawasan Tangerang.

“Kita sempat kesulitan, karena (nomor polisi) DK 12 OM itu nama perusahaan, tapi setelah kita dalami pemiliknya yang bersangkutan sendiri. Dia direktur salah satu rumah makan dan dia pemiliknya sendiri,” kata Yusri.

Hingga kini, polisi masih mendalami apakah pelaku sedang di bawah pengaruh alkohol saat mengemudi hingga nekat melakukan tabrak lari.

“Nanti kita tes urine, kita cek juga ke psikiater soal kejiwaan. Sejauh ini mengaku bingung (saat kecelakaan) makannya melarikan diri,” tutup Yusri.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler