Connect with us

AGENDA KPU

KPU Pandeglang Izinkan Pemilih Ini untuk Nyoblos Kepala Daerah di Rumah

Published

on

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Pandeglang, Ahmad Munawar (Dok. BantenHits)

Pandeglang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang membolehkan penyandang disabilitas yang memiliki hak pilih di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pandeglang mencoblos calon kepala daerah di rumahnya masing-masing.

Namun demikian, keluarga mereka harus mengajukan permohonan kepada petugas agar penyandang disabilitas bisa memilih di rumah dengan didampingi oleh pengawas Tempat Pemilihan Suara (TPS).

“Misalnya ada dua atau tiga orang keluaraganya memilih ke TPS tapi orang yang disajikan itu tidak bisa datang karena tidak bisa jalan. Namun keluarganya minta untuk didatangi maka petugas harus datang ke rumahnya atas dasar kesepakatan dan didampingi oleh pengawas pemilihan,” kata Komisioner KPU Pandeglang, Ahmad Munawar, Kamis 17 September 2020.

BACA :  Braaaaak! Honda CRF di Cilegon Asik Geber Gas di Tikungan Jalan Maulana Yusuf Lalu Berakhir di Kolong Bus Karyawan

KPU mencatat dari 898.198 Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Pilkada Pandeglang, ada 1.075 penyandang disabilitas. Pemilih disabilitas itu terdiri dari empat klasifikasi, diantaranya, 446 orang mengalami keterbatasan fisik, intelektual 122 orang, disabilitas mental 267 orang, dan keterbatasan sensorik 229 orang.

Menurut Munawar, pengklasifikasian kelompok disabilitas itu dilakukan untuk memudahkan penyelenggara KPU dalam memfasilitasi hak suara mereka saat pencoblosan nanti.

“Bukan kami membedakan tapi untuk fasilitasi, akses disabilitas di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena, kami harus menjamin nanti mereka bisa mengakses dengan mudah,” ujarnya.

Munawar memastikan, KPU akan memprioritaskan pemilih yang berasal dari kalangan disabilitas. Salah satunya disediakannya jenis surat suara braille bagi penyandang tuna netra.

BACA :  Heboh Pencurian Ternak di Cimarga Lebak; Enam Ekor Kerbau Raib Digondol Maling

“Surat suaranya tetap sama. Tapi ada alat bantunya. Nanti di surat suaranya itu ditempel braille biar bisa diraba dan bisa mencoblos nanti,” pungkasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler