Connect with us

Berita Terbaru

418 Warganya Positif, Kota Cilegon Ditetapkan Zona Merah Covid-19

Published

on

Peta Sebaran Covid-19 di Banten,Selasa 22 September 2020, Empat Wilayah Ditetapkan Zona Merah (Istimewa)

Serang – Kota Cilegon, kini ditetapkan sebagai zona merah penyebaran virus Corona atau Covid-19. Kota Baja ini terus mengalami lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini jumlahnya mencapai 418 kasus, dengan rincian meninggal 10, sembuh 190 dan masih dirawat 218.

Sebelum Kota Cilegon ditetapkan menjadi zona merah, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan sudah lebih dulu menjadi zona merah. Karena angka terkonfirmasi Covid-19 di wilayah tersebut terus mengalami peningkatan kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Cilegon Aziz Setia Ade Putera mengaku, belum mengetahui jika Kota Cilegon masuk zona merah penyebaran virus Corona. Ia beralasan bahwa belum ada informasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten.

BACA :  Selain di Cilegon, Densus Juga Tangkap Terduga Teroris di Pandeglang

“Belum ada info resmi dari Dinkes. Cuma memang ada penambahan 42 (Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Cilegon) rincianya belum ada,” kata Aziz, Selasa 22 Desember 2020.

Berdasasrkan data yang diperoleh BantenHits.com dari Info Corona Banten, 22 September 2020, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4.650 kasus, dengan rincian 1.549  dirawat, 2.924 pasien sembuh dan 177 pasien diantaranya meningga dunia.

Untuk Kabupaten Tangerang 1.246 kasus, meninggal 36, sembuh 678, masih dirawat 532, Kota Tangerang 1.334, Meninggal 57,sembuh 925, masih dirawat 352, Kota Tangerang Selatan 1.027, meninggal 54, sembuh 836, masih dirawat 137.

Sedangkan untuk Kota Serang 176, meninggal 5, sembuh 84,  dirawat 87, Kabupaten Serang 205, meninggal 5, sembuh 119, dirawat 81, Kabupaten Pandeglang  98, meninggal 5, sembuh 39, dirawat 52 dan Kabupaten Lebak 148 meninggal 5, sembuh 53, dirawat 90.

BACA :  Ratusan Buruh Tangerang Mulai Bergerak Menuju Kantor Gubernur

Editor : Engkos Kosasih



Pernah menjadi tokoh mahasiswa selama kurun perkuliahan 2015-2019, pria asal Banten Selatan ini memutuskan pilihan hidup menjadi jurnalis setelah lulus kuliah. Tolib memiliki ketertarikan pada dunia kepenulisan.

Terpopuler