Connect with us

Berita Terbaru

Puluhan Karyawannya Positif Covid-19, Pemkab Tangerang Ogah Tutup PT LG Electronic Indonesia

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Evakuasi 111 WNA Thailand yang terjebak pandemi Covid-19 di Indonesia menggunakan pesawat Thai Lion Air. (Foto: Dok. Lion Air)

Tangerang- Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak menutup operasional PT LG Elecronic Indonesia. Alasannya lantaran perusahaan yang terletak di Desa Cirarab, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang ini telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga: Gawat! 29 Karyawan PT LG Electronic Indonesia Tangerang Positif Covid-19, 70 Lainnya Reaktif

“Iya betul (tidak menutup operasional pabrik). Soalnya penangannya sangat bagus, sesuai standar sesuai standar dari Korea Selatan,”kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang Hery Haryanto saat berbincang dengan Bantenhits.com, Selasa 22 September 2020.

BACA :  Batal Berangkat Tahun Ini, Begini Nasib 1.100 Jamaah Calon Haji Asal Pandeglang

Kondisi ini, rupanya bertolak belakang dengan Peraturan Bupati (Perbup) No. 53 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Penerapan Protokol Kesehatan. Dalam Pasal 13, tertulis bahwa jika ada pekerja yang positif Covid-19 maka perusahaan wajib menghentikan sementara aktivitas operasionalnya paling singkat 14 hari kerja.

Pihak perusahaan, kata Hery, hanya meliburkan 29 karyawan yang dinyatakan positif Covid-19. Sejumlah karyawan yang disinyalir memiliki interaksi dengan yang dinyatakan positif, juga diliburkan sesuai protokol kesehatan.

“Tidak ditutup karena dari hasil laporan sementara, mereka (karyawan PT LG) bukan tertular di pabrik. Jadi, mereka ini berjauhan dan satu sama lain tidak berhubungan,” ujarnya.

BACA :  Wabup Serang Panji Tirtayasa Sebut Pembangkit Listrik Tenaga Geothermal Ramah Lingkungan

Selain itu, Hery memastikan pihak perusahaan rutin melakukan rapid tes kepada seluruh pegawainya selama dua minggu sekali. Hal itu untuk mencegah adanya penularan Covid-19 lebih luas di klaster pabrik wilayah Kabupaten Tangerang.

“Sementara ini yang sudah dites dan ditracing itu hasilnya 29 positif. Yang belum ketahuan hasil PCR (Polymerase Chain Reaction)-nya ad 42 orang lagi, arahannya langsung dari Korea supaya rutin dites,” tuturnya.

Editor: Fariz Abdullah



Rifat Alhamidi memulai karir sebagai jurnalis pada sejumlah media massa di Banten. Di masa kuliahnya, pria kelahiran Pandeglang ini dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Dia memiliki ketertarikan pada dunia sosial dan politik.

Terpopuler