Connect with us

Berita Terbaru

Rektor UIN SMH Banten Sebut Empat Kepala Daerah Perempuan di Banten Bermental Tangguh dan Visioner

Published

on

Rektor UIN SMH Banten, Prof Fauzul Iman saat Webinar bertajuk Kepala Daerah Perempuan di Tengah Pandemi Covid-19, Selasa 22 September 2020 (BantenHits/Mursyid Arifin)

Serang – Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin (UIN SMH) Banten, Prof Fauzul Iman mengapresiasi empat kepala daerah perempuan di Banten yang sangat konsen dan visioner dalam melaksanakan program-program pembangunan.

“Kami kagum, terhadap para srikandi pemimpin daerah di Banten, punya mental yang luar biasa,” kata Fauzul saat menggelar Webinar, Selasa, 22 September 2020.

Webinar bertajuk Kepala Daerah Perempuan di Tengah Pandemi Covid-19 tersebut juga menghadirkan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Bupati Pandeglang Irna Narulita, Bupati Jember dr Faida, anggota DPR RI Nuraeni, peneliti LIPI Prof R Siti Zuhro, Rektor UIN Prof Fauzul Iman, pemerhati pendidikan Asep Saefudin, dan Rektor Unila Prof Karomani.

BACA :  Kabar Baik, Huntap Korban Banjir Bandang di Lebak Dibangun Tahun 2021

Menurut Fauzul, masih ada kalangan yang meragukan kepemimpinan peremuan. Namun faktanya, para pemimpin perempuan di Banten sangat membanggakan.

“Para pemimpin perempuan ini punya ide-ide fenomenal. Punya kekuatan nalar dan rasa membangun solusi pemecahan, masalah Bangsa yang ada. Termasuk sigap, tangguh, dan visioner dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ujarnya.

Sementara, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menuturkan, Pemkab Serang terus berupaya menanggulangi Covid-19 dengan mempertimbangkan aspek ekonomi dan sosial masyarakat.

“Kita ini daerah yang luas dan komplek, ada kawasan industri, pariwisata, pertanian, dan kelautan. Aspek ekonomi dan sosial kami harus pertimbangkan dalam berbagai program yang dilaksanakan,” tuturnya.

Ia menambahkan, termasuk Pemkab Serang tidak memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan mempertimbangkan permintaan dari kalangan industri dan tidak ingin kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) semakin luas.

BACA :  STQ ke 48 Tingkat Kabupaten Tangerang Diikuti 393 Peserta

“Namun kami tegaskan, untuk semua disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Kedisplinan ini penting,” pungkasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler