Connect with us

Berita Terbaru

Satu Ton Ikan di Danau Panebong Mati Mendadak, DLH Periksa Sampel Limbah

Published

on

Ikan-ikan di Danau Panebong, Kampung Kedinding, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banyak yang Mati Diduga Tercemar Limbah Pabrik (BantenHits/Musryid Arifin)

Serang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang, mengklaim sudah melakukan pemantauan dan identifikasi visual Danau Panebong di Kampung Kedinding, Desa Tambak, Kecamatan Kibin.

Danau seluas 15 hektar itu diduga tercemar limbah pabrik, sehingga menyebabkan satu ton ikan jenis Nila dan Gabus  mati mendadak. Padahal, ikan-ikan itu sering dimanfaatkan warga untuk dikonsumsi.

“DLH sudah melakukan wawancara ke pengelola danau, terkait ikan yang mati, visual ikan yang mati, identifikasi perusahaan di sekitar Danau dan mengambil dua sampel air Danau yang disampaikan ke laboratorium untuk di analisis,” kata Sekretaris DLH Kabupaten Serang, Yani Setyamaulida, saat dihubungi wartawan BantenHits.com, Selasa, 22 September 2020.

BACA :  Pandemi Covid-19, Demokrat Banten Luncurkan Disinfektan Drive Thru

Yani menjelaskan, kemudian Tahap II akan dilaksanakan pembahasan internal DLH untuk mengidentifikasi administrasi perusahaan di sekitar Danau Panebong, terkait dengan jenis dan potensi keluaran air limbah.

“Tahap III mengundang atau memantau perusahaan sekitar panebong yang menghasilkan air limbah (ambil sampel) sesuai identifikasi administrasi. Serta menganalisis kualitas air limbah dengan kualitas air danau, setelah hasil lab-nya keluar,” terangnya.

Terpisah, Humas PT Nikomas Gemilang, Rina membantah, bahwa matinya jutaan ikan di Danau Panebong bukan disebabkan limbah perusahaan tempat ia bekerja.

“Kalau tanggapan dari kami bahwa penyebab kematian ikan-ikan di Danau Panebong bukan disebabkan oleh limbah PT Nikomas, karena nikomas tidak membuang limbah ke Danau Panebong,” pungkasnya.

BACA :  Sempat Defisit 133 Ton, Produksi Beras di Lebak Aman untuk Satu Tahun ke Depan

Editor : Engkos Kosasih



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler