Connect with us

Berita Terbaru

Ogah Setop Operasional, PT LG Electronic Indonesia Kosongkan Tiga Ruangan

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Sat Brimob Polda Banten saat melakukan penyemprotan disinfektan di Kanwil BPN Banten. Penyemprotan dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona.(Istimewa)

Tangerang- PT LG Electronic Indonesia di Desa Cirarab, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang memutuskan untuk mengosongkan 3 ruang divisi pabrik setelah ditemukannya 29 karyawan yang dinyatakan positif Covid-19.

Informasi yang diperoleh, ketiga ruangan yang dikosongkan itu adalah ruangan Divisi Engineering, Divisi Quality dan Divisi Produksi. Penutupan itu pun akhirnya dituruti pihak manajemen perusahaan setelah Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang meminta agar penyebaran Covid-19 di klaster pabrik tidak semakin meluas.

“Betul, sudah kami minta tutup sementara selama tujuh hari. Kami minta tiga ruangan itu supaya dilakukan sterilisasi dan tracing,” kata Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang Hery Heryanto saat dikonfirmasi wartawan, Kamis 24 September 2020.

BACA :  Kawal Sidang Pleno UMK 2018, KSPSI akan Kepung Disnaker Tangerang

Hery pun memastikan, perusahaan penghasil perangkat elektronik asal Korea Selatan, ini sudah menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat selama di lingkungan pabrik. Salah satunya, dengan rutin menggelar swab test kepada 1.200 karyawan selama dua minggu sekali.

“Perusahaan sudah standar internasional, kan pabrik korea. Sebelum kita gencar lakukan rapid dan swab test, mereka sudah lebih dahulu melakukan itu ke semua karyawannya,” ujarnya.

Diketahui, sebanyak ada 29 karyawan PT LG Electonic Indonesia di Desa Cirarab, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang dinyatakan positif Covid-19. Mereka dinyatakan positi, setelah keluarnya hasil swab test namun tidak memiliki gejala apapun alias OTG.

Setelah mengetahui kondisi ini, pihak perusahaan meliburkan 29 karyawan yang dinyatakan terpapar pandemi global tersebut. Sejumlah karyawan yang disinyalir memiliki interaksi dengan yang dinyatakan positif, juga diliburkan sesuai protokol kesehatan.

BACA :  Forum CSR Tangerang Salurkan Bantuan Kursi Roda

Editor: Fariz Abdullah



Rifat Alhamidi memulai karir sebagai jurnalis pada sejumlah media massa di Banten. Di masa kuliahnya, pria kelahiran Pandeglang ini dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Dia memiliki ketertarikan pada dunia sosial dan politik.

Terpopuler