Connect with us

Berita Terbaru

Pemkab Tangerang Bersiap Jadi Pemasok Utama Bahan Pangan untuk DKI Jakarta

Published

on

Seorang petani di Kabupaten Tangerang sedang mengolah gabah hasil pertanian yang tak jauh dari lingkungan rumahnya. Rencananya, Pemkab Tangerang sedang merancang proyek untuk menjadi satu-satunya wilayah pemasok utama bahan pangan ke DKI Jakarta. (BantenHits.com/Rifat Alhamidi)

Tangerang- Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menargetkan Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadi satu-satunya wilayah pemasok utama bahan pangan ke DKI Jakarta.

Hal itu terungkap saat Zaki menggelar rapat internal di lingkungan pemerintah Kabupaten Tangerang di Ruang Rapat Solear, Kamis 24 September 2020.

“Hari ini ada rapat bersama dan telah menyepakati untuk program ketahanan pangan. Nantinya di program itu, Kabupaten Tangerang dijadikan center yang akan menyuplai kebutuhan di Ibukota Negara Jakarta,”kata Kepala Bidang Perencanaan Prasarana Wilayah pada Bappeda Kabupaten Tangerang Erwin Mawandy saat berbincang dengan BantenHits.com

BACA :  SBY Jadi Ketum, DPC Demokrat Kota Tangerang Dapat Angin Segar

Erwin menjelaskan bahan pangan yang disuplai merupakan bahan olahan dan sudah berupa produk-produk pangan yang telah jadi dalam bentuk kemasan.

“Selama ini produk pertanian, perikanan dan peternakan langsung masuk begitu saja ke Jakarta tanpa melalui proses pengolahan. Nanti, di Ibu Kota tidak perlu ada gudang beras sama rumah potong hewan, posisi itu yang akan diambil alih oleh Pemkab Tangerang,”jelasnya.

Menurut Erwin, Pemkab Tangerang telah menginstruksikan PT Mitra Kerta Raharja sebagai BUMD agar mencari daerah yang memiliki bahan pangan over kapasitas.

Bahan pangan itu, lanjut Erwin nantinya akan diolah secara mandiri di wilayah Kabupaten Tangerang, sebelum dikemas dan disuplai ke DKI Jakarta.

BACA :  Kejahatan Dua Hari Jelang Lebaran di Toko Bahan Bangunan di Panimbang Jaya Terungkap, Rp 10 Juta Raib dalam Sekejap

“Targetnya sementara ini baru Jakarta, tapi nanti bisa saja ekspor juga ke luar negeri. Makanya, Pak Bupati menginginkan kerja sama ketahanan pangan ini bukan dalam bentuk bahan baku, tapi sudah dalam bentuk packing,” tuturnya.

“Jadi, posisi kita bukan sebagai penyuplai, yah. Kalau peran itu sudah dijalankan oleh daerah-daerah lain. Tapi yang diinginkan kerja sama ini adalah pengelolaan produknya. Peran kami disitu sebagai pusat pengelola, terus kami olah lebih dulu dalam bentuk packung baru dikirim ke Jakarta,” ucapnya Erwin menambahkan.

Lebih jauh Erwin menjelaskan rencana ini juga akan mendatangkan manfaat untuk masyarakat Kabupaten Tangerang. Salah satunya, bisa menekan laju inflasi sejumlah kebutuhan pokok yang sering mengalami kelangkaan di pasaran.

BACA :  Serahkan Laporan Keuangan Pandeglang, Irna: Mudah-mudahan WTP

“Karena kami memposisikan sebagai penampung produk dan pengelolanya, otomatis angka inflasi dan harga kebutuhan pokok itu terjamin. Itu yang diinginkan sama Pak Bupati,” katanya.

Erwin menegaskan rencana ini bukan hanya wacana mengingat Pemerintah kabupaten Tangerang telah mendapat restu dari Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jabodetabek-Puncak Cianjur (Punjur) untuk menjadi satu-satunya wilayah pemasok utama bahan pangan ke DKI Jakarta.

“Sudah disepakati dengan BKSP, makanya ini sedang dirancang dan nanti akan ditindaklanjuti dengan program kerja samanya,”pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Rifat Alhamidi memulai karir sebagai jurnalis pada sejumlah media massa di Banten. Di masa kuliahnya, pria kelahiran Pandeglang ini dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Dia memiliki ketertarikan pada dunia sosial dan politik.

Terpopuler