Connect with us

Berita Terbaru

727 Warga Pandeglang Langgar Protokol Kesehatan, Kaum Milenial Dominasi Pelanggaran

Published

on

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Pandeglang, Johanas Waluyo saat Memberikan Keterangan Pers (BantenHits/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Sebanyak 727 warga di wilayah perkotaan Kabupaten Pandeglang dikenakan sanski pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

Para pelanggar protokol kesehatan ini didominasi oleh kaum milenial, yang masih abai menggunakan masker sebagai upaya pencegahan virus Corona atau Covid-19

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Pandeglang, Johanas Waluyo mengatakan, 727 warga yang terjaring razia itu dari tanggal 7 September sampai dengan 29 September 2020.

“Sampai dengan hari ini sudah ada 727 warga yang melanggar Perbup nomor 55 tahun 2020. Yang paling banyak melanggar adalah kaum muda, yang dewasa dan lansia (Lanjut Usia) mah sedikit,” kata Johanas, Rabu 30 September 2020.

BACA :  Pemkab Pandeglang Genjot Perampingan OPD; Ingin Ada Efisiensi dan Efektivitas

Menurut Johanas, ratusan warga itu telah diberikan sanksi sosial yang bervariatif, sesuai dari umur si pelanggar. Jika umurnya masih muda, Satpol PP memberikan sanksi push up.

“Bagi yang udah tua mah, paling sanksinya disuruh menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Pancasila. Kami enggak berani menerpkan sanski berupa denda uang, kasihan,” jelasnya.

Johanas mengaku, angka tersebut belum secara kumulatif dari 35 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pandeglang. Karena selama ini, Satpol PP hanya melakukan razia di pusat perkotaan saja.

“Kalau digabungkan dengan angka pelanggar yang di 35 Kecamatan pasti lebih banyak. Tapi data pelanggarnya belum masuk ke kami,” pungkasnya.

Editor : Fariz Abdullah

BACA :  Tuding Bina Marga Pandeglang Setengah Hati Awasi Pembangunan, Mahasiswa: Kontrol Komisi III 'Mandul'!



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler