Connect with us

Advertorial

Satgas Covid-19 Kecamatan Cikulur Keliling ke Desa-desa Sosialisasikan 3M dan Penerapan PSBB

Published

on

Camat Cikulur, Iyan Fitriyana saat apel bersama di Polsek Cikulur sebelum blusukan ke desa-desa. Aparatur Kecamatan Cikulur keliling ke desa-desa untuk sosialisasi 3M dan penerapan PSBB. (Istimewa)

Lebak – Kecamatan Cikulur merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang kondisi geografisnya masih terdiri pegunungan dan perbukitan.

Medan yang sulit tak menyurutkan jajaran aparatur Kecamatan Cikulur untuk blusukan ke desa-desa. Seperti yang dilakukan Rabu malam, 30 September 2020.

Para aparatur ini keliling desa malam-malam untuk wawar alias memberitahukan ke seluruh warga soal pentingnya melakukan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun), sekaligus sosialisasi tentang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

BACA :  Ketua DPRD Kota Serang Geram Dengar Ada Warga Keguguran Gara-gara Ditolak Puskesmas

Diketahui, mulai Kamis ini, 1 Oktober 2020 sampai 20 Oktober 2020, Kabupaten Lebak menerapkan PSBB. Untuk pertama kalinya, Pemkab Lebak akan akan memperketat kegiatan-kegiatan perekenomian yang sifatnya mengumpulkan massa.

Kepada BantenHits.com, Camat Cikulur, Iyan Fitriyana mengatakan wawar sendiri bekerjasama dengan pihak kepolisian dan TNI di Kecamatan Cikulur. Termasuk, melibatkan Puskesmas.

“Betul semalam kita wawar ke seluruh desa untuk memberitahu warga bahwa mulai hari ini diterapkan PSBB,” kata Iyan lewat pesan WhatsApp, Kamis, 1 Oktober 2020.

Mantan Kasubbag Keagamaan Bagian Kesra Setda Lebak ini menerangkan dalam wawar juga diinformasikan agar masyarakat mau melaksanakan 3 M.

“Kita juga sampaikan bahwa sekarang masyarakat sudah saatnya untuk gencar melakukan 3 M. Mereka juga harus bisa menginformasikan kepada keluarga lainnya,” terangnya.

BACA :  Perumdam TKR Kabupaten Tangerang Berikan Reduksi bagi Pelanggan Yang Alami Kenaikan Tagihan Air Bersih

“Kita berharap sebaran Covid-19 di Kabupaten Lebak, khususnya di Kecamatan Cikulur dapat ditekan karena kesadaran masyarakat yang sudah mulai membaik,” imbuhnya. (ADVERTORIAL)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler