Connect with us

Berita Terbaru

Keluar Masuk Penumpang di Stasiun Rangkasbitung, Citeras dan Maja Diperketat saat PSBB

Published

on

Petugas saat berjaga di pos Check Point. (Istimewa)

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak memutuskan untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Kamis, 1 Oktober 2020. Menyusul, kasus terkonfirmasi Covid-19 di bumi Multatuli kian mengkhawatirkan.

Berlangsung selama 20 hari, PSBB akan memperketat kegiatan-kegiatan perekenomian yang sifatnya mengumpulkan massa.

Selain itu, Satgas Covid-19 juga mendirikan beberapa posko check point. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini Check Point di fokuskan di stasiun yang ada di Kabupaten Lebak seperti Rangkasbitung, Citeras dan Maja.

Asda I Pemkab Lebak, Alkadri menjelaskan check point juga dilakukan di sejumlah terminal angkutan umum.

“Kalau didaerah perbatasan tidak ada Check Point. Nanti di area itu (stasiun dan terminal) wajib melakukan pemeriksaan secara ketat, keluar masuk penumpang,” kata Alkadri kepada awak media, Senin, 28 September 2020.

BACA :  Cerita Aas Alisan Bidan 'Tetangga' yang Bantu Ibu di Cirinten Lebak 'Berojol' di Jalan

Dalam penerapan PSBB itu, kata dia, masih banyak substansi atau point yang telah diatur dalam peneraan selama pelaksanaan PSBB nanti.

“Ada banyak substansi yang telah diatur. Chek point itu salah satunya,” kata Alkadri.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lebak Rusito mengatakan, pelaksanaan check point melibatkan 4 unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol-PP Lebak dan juga Dishub Lebak, dengan total personil yang diterjunkan disetiap titiknya berjumlah 22 personil.

“Ada 88 personil gabungan yang disebar disetiap pos sebanyak 22 personil, yang akan berjaga secara bergilir dengan shift pagi, siang, dan malam,” kata Rusito kepada awak media, Minggu, 4 Oktober 2020.

Para petugas menurut Rusito akan menegur dan menindak masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan sesuat dengan ketentuan yang berlaku.

BACA :  Biaya Sewa Hotel Yasmin Tembus Rp2 Miliar untuk Satu Bulan, Pemkab Tangerang: Itu Dapat Diskon

“Kita menegur masyarakat yg tidak mempergunakan masker, dan kendaraan diharuskan menyediakan handsanytizer, dan bus atau angkot supaya mengangkut penumpang dibatasi 50 persen dari normal,” katanya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler