Connect with us

Advertorial

SKB CPNS di Kota Tangerang Digelar dengan Protokol Kesehatan Ketat, Peserta Merasa Terlindungi

Published

on

SKB CPNS di Kota Tangerang digelar dengan protokol kesehatan ketat. Peserta tampak antre untuk registrasi.(Foto: tangerangkota.go.id)

Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengadakan tes Seleksi Kompetensi Bidang formasi Calon Pegawai Negeri Sipil atau SKB CPNS Tahun 2019.

Penyelenggaraan tes SKB dilaksanakan pada 5 – 9 Oktober 2020, di Ruang Lab Komputer BKPSDM. Sedangkan bagi peserta yang terkonfirmasi Covid-19, direncanakan akan ujian susulan pada 12 Oktober 2020, menunggu persetujuan panitia seleksi nasional yang akan digelar di Operational Room Gedung Cisadane dan Kantor Regional III BKN Bandung.

Dari total peserta CPNS sebanyak 956, akan diseleksi kembali menjadi 355 peserta yang nantinya akan disebar di berbagai OPD di Kota Tangerang.

BACA :  Sedih! Masih Banyak Warga yang Sengaja Ciptakan Kerumunan Massa, Gak Sayang Keluarga Apa?

“Peserta SKB berjumlah 956, dengan peserta asal Kota Tangerang ada 859, sisanya dari luar kota. Nantinya akan diseleksi menjadi 355 orang,” ujar Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman seperti dikutip BantenHits.com dari laman tangerangkota.go.id.

“Dari total peserta, ada 13 orang yang terkonfirmasi Covid-19 sehingga bisa mengikuti tes sesuai jadwal,” lanjutnya.

SKB CPNS di Kota Tangerang digelar dengan protokol ketat. Petugas tampak memeriksa perlengkapan alat perlindungan diri yang dikenakan peserta.(Foto: tangerangkab.go.id)

Mengingat pelaksanaan tes SKB dalam kondisi Pandemi Covid-19, guna memberikan rasa aman dan nyaman, BKPSDM juga telah melakukan simulasi tes SKB pada 1 Oktober 2020, dimana para peserta harus mengikuti aturan yang sudah diberikan.

BACA :  Buruan Daftar! Ada 248 Lowongan Pekerjaan di Virtual Job Fair Pemkot Tangerang 2020

“Agar pelaksanaan pada hari ini lancar, kami sudah melakukan simulasi dan berkoordinasi dengan OPD terkait seperti Kominfo terkait jaringan. Selain itu, kami juga wajibkan bagi para peserta untuk menyertakan keterangan hasil rapid tes, dan juga mengenakan masker, sarung tangan dan face shield,” jelas Kepala BKPSDM Kota Tangerang, Heryanto.

Berbagai persiapan juga telah disiapkan oleh peserta. Mereka pun mengapresiasi pelaksanaan tes SKB yang dilaksanakan oleh Pemkot Tangerang.

“Persiapannya, paling latihan soal-soal sesuai bidang saya. Kalo untuk persiapan dari Pemkot sendiri bagus ya, terus alurnya juga jelas dan penerapan protokol kesehatan benar-benar dilaksanakan,” kata Eva Nanda, peserta asal Bogor.

Sebagai informasi peserta yang lolos tes SKB, selanjutnya akan menuju ke tahap berikutnya, yaitu pemberkasan data, sebelum kemudian mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP), dan jug SK Wali Kota CPNS. Kemudian setelah melaksanakan masa percobaan serta lulus Diklat Pelatihan Dasar (Diklatsar) maka selanjutnya akan diangkat menjadi PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN).(Advertorial)

BACA :  Pemerintah Daerah Harus Gencarkan 3T Guna Tekan Covid-19



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler