Connect with us

Berita Terbaru

Tenaga Kesehatan di Puskesmas Walantaka Positif Covid-19 Hadiri Zoom Meeting Rame-rame, Akhirnya 50 Orang Nasibnya Ditentukan Senin Ini

Published

on

Ilustrasi tenaga kesehatan; Puskesmas Walantaka, Kota Serang Menutup Ditutup Sementara Waktu, Lantaran Satu Tenaga Kesehatan Terkonfirmasi Covid-19 (Foto. Google)

Serang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Banten, terpaksa melakukan penutupan Pusat Kesahatan Masyarakat (Puskesmas) Walantaka, lantaran ada satu tenaga kesehatan (Nakes) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinkes Kota Serang, M Iqbal mengatakan, setalah ada satu Nakes berinisial LHI yang terkonfirmasi, pihaknya langsung memberikan penyemprotan disinfektan dan melakukan test swab atau uji usap ulang kepada 50 nakes di Puskesmas Walantaka.

“Iya jadi memang berdasarkan data yang sudah dikompilasi di Dinas, antaranya pegawai kerja di Puskesmas Walantaka dan lakukan disinfektan di seluruh ruangan dan ambil swab pemeriksaan,” ujar Iqbal kepada Bantenhits.com melalui sambungan telepon, Minggu 4 Oktober 2020.

BACA :  Kutuk Aksi Teror, Mahasiswa di Banten Desak UU Terorisme Disahkan

Hasil test swab yang dilakukan kepada 50 pekerjaan akan keluar hasilnya pada hari imi, Senin 5 Oktober 2020, untuk menghindari adanya penyebaran virus Puskesmas Walantaka dilakukan penutupan sementara selama tiga hari mulai dari hari Sabtu sampai Senin depan.

“Kalau hasilnya ternyata negatif (semua) kemungkinan Selasa depan itu sudah dibuka untuk rawat jalan dan rawat inap, saat ini pasien dan pelayanan di alihkan ke puskesmas Kalodran,” tegansya.

Sebelum seluruh nakes di Kota Serang lakukan swab massal terbatas, namun sebelum hasil keluar Nakes yang positif LHI sempat ikuti zoom meting terkait gizi buruk di salah satu ruangan di puskesmas Walantaka.

“Yang positif lakukan isolasi mnandiri dengan protokol kesehatan di tempatnya, ini jiuga menghindari adanya penyebaran,” ucapnya.

BACA :  Masih Pelajar, DV Curi Koper di Bandara Soetta untuk Dikoleksi

Ia tidak menampik bahwa di Kota Serang terus meningkat kasus positif Corona dari Claster keluarga, dimana banyak masyarakat kota Serang yang kerja di perusahaan dari luar kota namun terkonfirmasi dan menyebar ke para keluarganya.

“Kita merancang untuk mereka yang positif kita akan lakukan karantina mnandiri yang disediakan oleh pemerintah. Kita juga sedang membuat tempat karantina mandiri oleh pemerintah di satu tempat tapi kita mencermati ekstitensi masyarakat yang masih tinggi kita masih milih opsi A dan opsi B,” tungkasnya.

Ediror : Engkos Kosasih



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler