Connect with us

Berita Terbaru

Hamas Minta Wakil Rakyat di Kabupaten Serang Bersikap soal UU Cipta Kerja

Published

on

Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum saat Menenui Pendemo yang Menolak UU Cipta Kerja, Kamis 8 Oktober 2020 (BantenHits/Mursyid)

Serang – Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) meminta DPRD Kabupaten Serang, Banten, menunjukan sikap tentang pengesahan Omnibus Law undang-undang Cipta Kerja (Ciptaker).

Hal itu diungkapkan saat Hamas menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Serang, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Serang ke-494, Kamis 8 Oktober 2020.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum mengatakan, secara kelembagaan belum bisa berkomentar. Namun, secara pribadi, dia mengaku menyayangkan pengesahan UU Ciptaker tersebut.

“Secara pribadi (Menyayangkan) bukan secara kelembagaan, karena kalau secara lembaga harus dirapatkan dulu dengan anggota yang lain karena di DPRD ada 54 anggota. Secara pribadi saya menyayangkan. Kenapa ini UU diketok begitu cepat disahkan, padahal masih ada penolakan-penolakan?,” ungkap Ulum.

BACA :  Mahasiswa Galang Dana Bantu Balita Miskin di Pandeglang

Menurut Ulum, seharusnya sebelum UU terdebut diketok palu, DPR RI dapat menampung aspirasi-aspirasi masyarakat, supaya berjalan dengan baik.

“Secara pribadi, saya ulangi, secara pribadi saya menyayangkan ditetapkannya Undang-Undang Cipta Kerja saat masih ada kontra-kontra yang terjadi di lapangan dan ini terjadi di seluruh Tanah Air,” tegasnya.

Hal senada dikatakan ketua Komisi I DPRD Kabupaten Serang, Aep Saefullah. Ia berpendapat, secara kelembagaan tentu harus ada kesepakatan bersama, karena di lembagai ini terdiri dari beberapa fraksi dan anggota, kemudian jika Mahasiswa meminta pernyataan belum bisa untuk disampaikan hari ini.

“Namun, karena saya berasal dari fraksi Demokrat tentunya teman-teman juga sudah mengetahui memang fraksi kami (Demokrat) menolak hal itu (UU Ciptaker). Jadi kalau saya secara pribadi dan fraksi kami menolak itu (UU Ciptaker),” pungkasnya.

BACA :  Per 1 Januari, Penumpang BRT Dikenakan Tarif

Editor : Engkos Kosasih



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler