Connect with us

Berita Terbaru

Ngeri! Proses Persalinan Bayi yang Dititip ke Warga Tigaraksa Berlangsung Diam-diam di Toilet Rumah

Published

on

Bayi mungil berjenis kelamin perempuan yang menggegerkan warga Kampung Tapos Wetan dibawa ke puskesmas Tigaraksa untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Hingga kini, sang ibu belum bisa dimintai keterangan lebih dalam oleh polisi lantaran masih syok dan takut aibnya tersebut diketahui oleh orang tuanya. (Bantenhits.com/Rifat Alhamidi)

Tangerang- Warga Kampung Tapos Wetan, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang dibuat heboh oleh peristiwa penitipan bayi, Sabtu, 10 Oktober 2020.

Bagaimana tidak, bayi perempuan itu dititip ke warga oleh seorang pria remaja pada pagi buta. Adalah F, yang disebut-sebut sebagai rekan semasa SMP ibunda sang bayi yakni E.

Baca Juga: Heboh, Ada Remaja Gedor-gedor Rumah Warga Tigaraksa Pagi Buta Titipkan Bayi Perempuan

BACA :  Lautnya Jadi Jalur Masuk Narkoba Terbesar, Zaki Bakal Buat Pos Pantau

E merupakan warga Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Gadis yang ditaksir baru berusia belasan tahun ini melahirkan diam-diam seorang bayi mungil.

Bayi tersebut, diketahui baru saja lahir melalui proses persalinan di kamar mandi rumah orang tuanya di wilayah Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Sabtu 10 Oktober 2020 sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Untuk menghilangkan kecurigaan, sang ibu berinisial E, kemudian meminta bantuan rekannya F, agar membawa bayi tersebut ke wilayah Kampung Tapos Wetan. Ibu muda ini, tidak mau aibnya terbongkar oleh orang lain setelah diduga kuat mengandung bayi tersebut dari hasil hubungan gelap.

“Dari keterangan yang kami peroleh sementara ini, ibunya baru saja melahirkan pada jam 1 malam di WC rumahnya. Terus karena takut ketahuan orang tuanya, akhirnya bayi tersebut subuh-subuh dititipkan ke saudaranya di Tapos,” kata Kapolsek Tigaraksa Kompol Sumaedi saat memberikan keterangan kepada Bantenhits di sekitar lokasi kejadian.

BACA :  Pelaku Ganjal ATM di SPBU Rumbut Diringkus Polisi; Nyaris Diamuk Massa hingga Dikunci dalam Ruangan

Sumaedi menjelaskan, bayi itu masih dalam kondisi dipenuhi bercak darah akibat proses persalainan pada saat dibawa rekan ibunya ke Kampung Tapos Wetan. Untungnya, bayi tersebut masih dalam kondisi sehat setelah langsung mendapat perawatan dari warga setempat.

“Kondisi bayinya sehat, jenis kelaminnya perempuan. Pas dibawa waktu itu juga masih ada bercak darah, yang bawa pun temannya bukan ibunya,”ujar Sumaedi.

Editor: Fariz Abdullah



Rifat Alhamidi memulai karir sebagai jurnalis pada sejumlah media massa di Banten. Di masa kuliahnya, pria kelahiran Pandeglang ini dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Dia memiliki ketertarikan pada dunia sosial dan politik.

Terpopuler