Connect with us

Advertorial

Penyintas Covid-19 Bagi-bagi Trik Supaya Anak Terbiasa Pakai Masker

Published

on

Satpol PP Kabupaten Serang memasang masker pada anak pengunjung Pasar Kragilan. (BantenHits.com/ Mursyid Arifin)

Jakarta – Memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir harus diterapkan sebagai perubahan perilaku untuk memutus mata ratai penyebaran wabah coronavirus (Covid-19).

Hal ini diungkapkan penyintas Covid-19 Made Rossalita Mirah Utami dalam talkshow “Jaga Keluarga dengan 3M” di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2020.

Dikutip BantenHits.com dari laman covid19.go.id, penerapan protokol kesehatan saat keluar rumah menjadi kebiasaan baru dalam keluarga Made Rossalita.

Lita, panggilan akrab Made Rossalita Mirah Utami, menegaskan dirinya dan suami selalu mengajarkan pada anaknya yang baru berusia 1,5 tahun untuk membiasakan memakai masker jika keluar rumah.

BACA :  Tiga Warga Cilegon Nekat Curi Sepeda Pakai Mobil Rentalan untuk Dijual Online

“Saya dan suami selalu mencontohkan kepada anak jika keluar rumah selalu memakai masker. Dengan melihat ayah dan ibunya memakai masker, anak akan mengikuti,” ujar Lita melalui Zoom.

Lita mengakui tidak mudah untuk mengajarkan kebiasaan anak memakai masker saat keluar rumah. Namun dirinya berupaya sekuat tenaga memberikan pengertian kepada anak agar menutup hidung hingga mulutnya saat keluar rumah.

Ia mengibaratkan masker itu sama seperti sandal yang wajib dikenakan jika keluar rumah.

“Memakai masker itu sama seperti menggunakan sandal jika keluar rumah. Jadi, saya katakan kepada anak saya, kalau tidak mau pakai masker rencana mau jalan-jalan batal,” ujar Lita yang langsung mengungsikan anaknya ke rumah orang tua saat mengetahui dirinya positif Covid-19. (ADVERTORIAL)

BACA :  Mantap, Kota Tangerang Punya Laboratorium Halal



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler