Connect with us

Berita Utama

Ditanya Nyali Gubernur Banten Sampaikan Aspirasi Buruh ke Presiden, Kadisnakertrans Ajak Berdoa

Published

on

Aksi unjuk rasa mahasiswa Banten menolak Omnibus Law di Lampu Merah Ciceri, Kota Serang. (BantenHits.com/Mahyadi)

Serang – Sejumlah mahasiswa dan buruh mengharapkan Gubernur Banten Wahidin Halim, menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi), terkait penolakan mahasiswa dan buruh di tanah jawara pada Undang-undang Cipta Kerja (Ciptaker).

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Al Hamidi mengaku, akan segara menyampaikan kepada Gubernur terkait keinginan mahasiswa dan buruh tersebut.

“Kami akan bawa ke Gubernur (Keinginan Mahasiswa dan Buruh). Itu kan kewenangan Gubernur kita mendorong ke arah sana, yang memutuskan Gubernur semua aspirasi sudah di tampung,” ujarnya.

Ditanya soal, apakah Gubenrur Banten akan memberanikan diri seperti di daerah lain menyurati Jokowi atas aspirasi yang disampaikan para demonstran, Al Hamidi malah meminta semuanya berdoa.

BACA :  Tebing Longsor Timpa Satu Rumah di Lebak

“Mudah mudahan aja (Mau menyurati) beroda aja, kita sampaikan,” singkatnya.

Dari catatan BantenHits.com, di Provinsi Banten, baru ada satu Kepala Daerah, yaitu Bupati Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dan DPRD Kabupaten Serang dan DPRD Pandeglang yang memutuskan mendukung gerakan mahasiswa dan buruh untuk menyurati presiden Jokowi.

Editor : Engkos Kosasih



Pernah menjadi tokoh mahasiswa selama kurun perkuliahan 2015-2019, pria asal Banten Selatan ini memutuskan pilihan hidup menjadi jurnalis setelah lulus kuliah. Tolib memiliki ketertarikan pada dunia kepenulisan.

Terpopuler