Connect with us

Berita Utama

Minta Uang Pengamanan Pilkada, Surat Berkop Gubernur Banten Disebar ke Perusahaan BUMN/BUMD

Published

on

Surat Palsu Berkop Gubernur Banten yang Meminta Bantuan Dana Pengamanan Pilkada Tersebar (BantenHits/Tolib)

Serang – Momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Empat Kabupaten/Kota di Provinsi Banten, dimanfaatkan oknum untuk menguras uang dari sejumlah perusahaan yang beroprasi di tanah jawara.

Oknum tersebut mengatasnamakan Gubernur Banten, Wahidin Halim. Hal itu terlihat dalam secarik surat permohonan bantuan dana pengamanan pelaksanaan Pilkada tahun 2020. Surat berkop Gubernur Banten itu tersebar luas di media sosial maupun whatsApp grup.

Dalam surat itu, Pemprov Banten meminta permohonan bantuan dana kepada lembaga atau perusahaan BUMN, BUMD, perusahaan konstruksi, perbankan hingga perdagangan umum.

Perusahaan yang akan menyumbangkan bantuan disarankan mentranfer uang ke nomor rekening yang tercantum di dalam surat. Rekening Bank tersebut atas nama Juwita.

BACA :  LMP Cilegon Dorong Polri Usut Dugaan Surat Palsu Pimpinan KPK

Isi surat itu juga menyarankan agar perusahaan mengirimkan bukti transfer kepada Sekretaris Daerah Provinsi Banten. Ke nomor kontak +62 853 4188 1753 atau email pribadi atasnama Juwita.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Baanten Eneng Nurcahyati menyatakan bahwa surat berlambang garuda yang beredar itu adalah palsu dan tidak benar. 

“Mendapatkan laporan dari salah satu perusahaan yang berdomisili di Kota Cilegon yang telah menerima surat palsu tersebut,” katanya kepada awak media, Rabu 14 Oktober 2020.

Dirinya juga mengaku Pemprov Banten akan segera melaporkan ke Polda Banten atas kejadian tersebut sehingga, oknum yang membuat surat palsu itu segera terlacak. 

Selain itu juga Eneng menghimbau kepada masyarakat agar hati-hati terhadap berbagai pola dan bentuk modus kejahatan saat ini, terlebih di saat Pandemi Covid-19 dimana banyak pegawai baik negeri maupun swasta yang melaksanakan Work From Home (WFH).

BACA :  Hari Pertama Kerja, 233 PNS Tangsel Membolos

“Di situasi seperti akan mudah dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab terutama dalam mengacaukan informasi atau menyebarkan informasi hoax,” ujarnya.

Editor : Engkos Kosasih



Pernah menjadi tokoh mahasiswa selama kurun perkuliahan 2015-2019, pria asal Banten Selatan ini memutuskan pilihan hidup menjadi jurnalis setelah lulus kuliah. Tolib memiliki ketertarikan pada dunia kepenulisan.

Terpopuler