Connect with us

Berita Terbaru

Polisi Pengawal Demo UU Cipta Kerja Diwarning; Harus Sabar dan Tak Represif

Published

on

Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) yang melakukan unjuk rasa (Unras) di depan gerbang pendopo Pemkab Serang, Rabu 14 Oktober 2020. (BantenHits/Mahyadi)

Serang – Sejak diremsikan DPR RI dan Pemerintah pada 5 Oktober 2020 kemarin, gelombang penolakan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja terus disuarakan kaum buruh di Provinsi Banten.

Kali ini penolakan itu disuarakan oleh Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) yang melakukan unjuk rasa (Unras) di depan gerbang pendopo Pemkab Serang, Rabu 14 Oktober 2020.

Dalam aksi tersebut, sedikitnya 700 anggota Polres Serang Kota diterjunkan untuk melakukan pengawalan dan pengamanan aksi.

Kapolres Serang Kota, AKBP Yunus Hadith Pranoto meminta agar seluruh personel tetap siaga, jika sewaktu-waktu diperlukan personel sudah siap untuk digerakkan.

BACA :  Penjual Miras di Kota Tangerang Jalani Sidang Tipiring

“Hari ini kita melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan ASPSB, dimana dalam pelaksanaan pengamanan ini saya minta jangan anarkis, jaga kekompakan dan saling mengingatkan,” kata Yunus.

Yunus juga meminta personel Polres Serang Kota agar melaksanakan tugas sesuai dengan SOP yang berlaku terkait pengamanan massa dan dilaksanakan dengan humanis.

“Saya minta jangan ada kegiatan represif yang berlebihan layani massa aksi dengan sabar sehingga kegiatan aksi bisa berjalan lancar sampai selesai,” sambungnya.

Sementara Kabidhumas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi menghimba para buruh atau massa aksi untuk memahami betul arti pasal-pasal yang ada di undang-undang Cipta Kerja. Karena khawatir termakan isu hoax yang selama ini banyak beredar.

BACA :  Aleg PKS Kebanjiran Aspirasi saat Reses di Lebak Selatan; Minta Akses ke Gunungluhur Ditingkatkan

“Diharapkan untuk para buruh atau masyarakat untuk tidak mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya, kita harus menelaah setiap pasal-pasal yang diragukan atau sudah dibahas dengan kita yakin bahwa apa yang pemerintah lakukan tujuannya adalah untuk memperbaiki ekonomi kita dan kita jaga bersama-sama,” pungkasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Terpopuler