Connect with us

Berita Terbaru

Prostitusi Online di Kawasan Citra Raya Terbongkar, Dua Pasangan Mesum Digerebek Asik ‘Wik-wik’ Tanpa Busana

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Petugas kepolisian saat mengamankan pasangan mesum di salah satu kamar hotel di Kota Serang. (Dok. BantenHits)

Tangerang- Praktik Prostitusi online di Kawasan Citra Raya berhasil dibongkar polisi. Ratusan kondom dan dua pasangan mesum diamankan petugas.

Berlokasi di di Ruko Mardigras Blok KC 1 No. 7, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, pembongkaran bisnis esek-esek ini terjadi pada Selasa, 13 Oktober 2020.

Saat itu petugas mencurigai gerak-gerik dua orang laki-laki saat masuk ke dalam ruko yang kerap dijadikan tempat pijat untuk menghindari pemeriksaan petugas.

Benar saja, begitu diperiksa, dua orang laki-laki ini ternyata sedang asik ngamar dan “Wik-wik” alias berbuat mesum dengan perempuan dalam kondisi tidak memakai busana.

BACA :  Batal Berikan Penghargaan kepada Pegiat Literasi, Panitia KAL Minta Maaf

“Betul, kami mengamankan dua pasangan di dalam ruko yang sedang berbuat mesum,” kata Kapolsek Panongan AKP Rohmad Supriyanto kepada wartawan, Rabu 13 Oktober 2020.

Rohmad menuturkan, bisnis esek-esek ini dijalankan oleh seorang mucikari berinisial DD melalui aplikasi Mi-Chat. Modusnya, dia memasang foto sejumlah PSK dengan tarif Rp400 ribu untuk setiap pelanggan yang ingin menikmati service esek-esek tersebut.

Tarif tersebut, kemudian dibagi kepada HD selaku pemilik Spa sebesar Rp120 ribu dan kepada DD yakni perantara PSK dan pelanggan sebesar Rp30 ribu.

“Setelah harga sepakat, pelanggan kemudian datang dan masuk ke ruko spa yang sudah tersedia PSK di dalamnya,” ujar Rohmad.

Dalam penangkapan ini, petugas menetapkan status tersangka terhadap DD dan HD. Polisi juga mengamankan 3 orang PSK dan dua laki-laki hidung belang tersebut.

BACA :  Pelaku Pembunuhan Suporter Persita Ditangkap, Dua Orang Masih Buron

Mereka diancam Pasal 296 dan atau Pasal 506 KHUP dengan ancaman hukuman masing-masing 1,4 tahun dan 3 bulan penjara.

Editor: Fariz Abdullah



Rifat Alhamidi memulai karir sebagai jurnalis pada sejumlah media massa di Banten. Di masa kuliahnya, pria kelahiran Pandeglang ini dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Dia memiliki ketertarikan pada dunia sosial dan politik.

Terpopuler