Connect with us

Berita Terbaru

Partisipasi Penghuni Rumah Elit dan Apartemen di Banten Rendah Terhadap Sensus Penduduk

Published

on

Ilustrasi Sensus Penduduk (Google)

Serang – Partisipasi sensus penduduk tahun 2020, di perumahan elit dan apartemen yang ada di Provinsi Banten cenderung kurang dibandingkan dengan masyarakat desa.

Bahkan sensus online yang dilakukan oleh BPS Banten selama kurang lebih 4 bulan dari tanggal 15 Februari sampai 29 Mei 2020, partisipasi masyarakat kelas menengah keatas itu masih minim.

Kepala Bidang Statistik Sosial, BPS Banten Tuty Amalia menduga, minimnya partisipasi penduduk di perumahan elit dan apartemen karena Covid-19, karena mereka beralasan, petugas sensus takut menularkan virus.

Padahal, kata Tuty para petugas itu sudah sesuai dengan protokol kesehatan seperti sudah rapid tes, pakai masker, pakai paceshield, handsanitizer, dan sarung tangan.

BACA :  Dikecam MUI, Manajemen Oppo: Memang Kami Larang, Apa Masalahnya?

“Partisipasi masyarakat yang sulit itu kan di wilayah perumahan elit dan apartemen, Kalau di wilayah pemukiman biasa, apalagi di perdesaan, umumnya sangat welcome (Terbuka),” katanya, Jumat 16 Oktober 2020.

Tuty juga mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan sensus penduduk di Banten tinggal melengkapi sebagaian yang belum ketemu dan lain sebagainya.

“Jumlah totalnya belum, masih kita rapihkan dan hitung, di sensus online, belum semua masyarakat berpartisipasi, dengan semua alasan dan kendalanya (koneksi internet),” ungkpanya.

Disinggung juga di perumahan elit dan apartemen banyak masyarakat yang menengah keatas bahkan ada pejabat juga, Tuty mengaku biasanya partisiapsi itu kurang juga disebabkan tidak hanya kesadaran tapi juga oleh sibuk.

BACA :  Temui Marcel di Rumah Singgah, Khofifah: Marcel Mau Apa?

“Biasanya karena kesibukan dan kesadaran serta kemauan ya, sensus penduduk online, rata-rata masyarakat baru berpartisipasi di ujung-ujung deadline sehingga sulit untuk bisa akses login ke link tersebut akibat traffic yang padat,” tutupnya.

Editor : Engkos Kosasih



Pernah menjadi tokoh mahasiswa selama kurun perkuliahan 2015-2019, pria asal Banten Selatan ini memutuskan pilihan hidup menjadi jurnalis setelah lulus kuliah. Tolib memiliki ketertarikan pada dunia kepenulisan.

Terpopuler