Connect with us

Advertorial

Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, Imunisasi di Kota Tangerang Tetap Jalan Meski Masih Pandemi

Published

on

Seorang anak tengah diimunisasi petugas, Kamis, 14 Oktober 2020. Pemkot Tangerang melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dengan protokol kesehatan Ketat. (Foto:;tangerangkota.go.id)

Tangerang – Pemkot Tangerang melalui 36 Puskesmas, secara serentak menggelar Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Ditujukan untuk menjaga kekebalan tubuh pelajar SD, terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19.

Salah satunya, Puskesmas Gebang Raya yang menggelar BIAS di SDIT Baidhaul Ahkam, Kecamatan Periuk, Kamis, 15 Oktober 2020.

“Kegiatan BIAS sudah mundur dua bulan karena pandemi Covid-19. Saat ini, sudah tidak bisa diundur lagi, maka pelaksanaan kami gelar dengan sangat terbatas dan menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat,” ungkap Kepala Puskesmas Gebang Raya, Setyawan, seperti dikutip BantenHits.com dari laman tangerangkota.go.id.

BACA :  Aksi BPBD Kabupaten Serang Cegah Penyebaran Covid-19 selama Tiga Bulan Terakhir; Gencar Sosialisasi 3M hingga Sebar Masker dan Hand Sanitizer ke Warga

Ia menuturkan, di SDIT Baidhaul Ahkam ada 41 siswa kelas I yang mengikuti imunisasi. Jenis imunisasi yang diberikan Measles Rubella (MR) dengan menghadirkan dua dokter di bidangnya.

“Imunisasi MR sebagai pengganti imunisasi campak. Imunasi tersebut untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh virus campak dan rubella,” katanya.

Pada proses suntik imunisasi berlangsung, tak sedikit siswa yang menangis, kabur hingga akhirnya digendong paksa untuk tetap mendapat imunisasi MR ini.

Para wali murid pun menyambut baik pelayanan Pemkot dan sekolah walau di tengah pandemi, tetap melakukan imunisasi.

“Imunisasi itu penting banget, apalagi untuk kekebalan tubuh anak-anak, biar makin kuat dan sehat menghadapi pandemi saat ini,” tutur Amelia, salah seorang wali murid.(Advertorial)

BACA :  Kementerian Keuangan Kucurkan Bantuan untuk Hotel dan Restoran di Kota Serang, Ini Penjelasannya



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler