Connect with us

Advertorial

19 Ha Lahan Tidur di Kabupaten Tangerang Digenjot untuk Ketahanan Pangan Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Covid-19

Published

on

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, saat memimpin panen jagung hibrida dan ikan lele di lahan ketahanan pangan. (Foto: IKP Diskominfo Kabupaten Tangerang)

Tangerang – 19 hektar lahan tidur di Kabupaten Serang digenjot untuk dijadikan lahan ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan tidur guna pemulihan ekonomi masyarakat terdampak Covid-19.

Pemkab Tangerang menggandeng TNI-Polri bersama anak-anak muda kreatif untuk mewujudkan program tersebut.

Dikutip BantenHits.com dari laman tangerangkab.go.id, dari keseluruhan lahan ketahanan pangan itu, 2 hektar di antaranya telah dilakukan panen, Sabtu, 17 Oktober 2020.

Lahan yang sudah dipanen berlokasi Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Komoditi yang dipanen jagung hibrida dan ikan lele.

BACA :  Pjs Bupati Pandeglang Minta Warganya Tak Copot Masker saat Mencoblos

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar hadir langsung memimpin panen jagung hibrida dan ikan lele. Hadir juga Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi; Dandim 0510 Tigaraksa, Letkol Inf Bangun Siregar; dan jajaran Pemkab Tangerang.

“Alhamdulilah hari ini saya bekerjasama dengan TNI, Polri untuk panen raya jagung hibrida dan Ikan lele dalam rangka program ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan tidur guna lemulihan ekonomi masyarakat dampak Covid-19,” kata Zaki saat sambutan.

Menurut Zaki, optimalisasi pemanfaatan lahan tidur yang secara keseluruhan di Kabupaten Tangerang seluas 19 hektar. Sedangkan di Desa Badak Anom lahan yang digunakan seluas 2 hektar, memanfaatkan lahan tidur untuk menunjang eonomi tangguh di Desa Badak Anom.

BACA :  Gerakkan Mesin dan Sayap Partai untuk Ratu Ati Marliati, Golkar Sebut Calon Wakilnya Sosok Kredibel

“Semoga program ini bisa terus berlanjut di kecamatan maupun di desa yang lain dan yang terpenting bisa mengikut sertakan pemuda-pemuda agar mereka lebih bisa produktif lagi ke depannya,” ucap Zaki.

Zaki juga menjelaskan, Pemkab Tangerang akan terus menyediakan fasilitas berupa bibit, pupuk, Alsinta atau alat produksi pertanian dan juga alat perikanan bagi masyarakat yang mau turun ke perkebunan untuk memproduksinya agar lebih produktif dalam memanfaatkan lahan tidur

“Semoga hasil panen kali ini bisa dinikmati oleh masyarakat Sindang Jaya khususnya Desa Badak Anom,” ujarnya.

Sari (41), warga Badak Anom yang juga mendapatkan hasil panen ini turut mengucapkan rasa syukur Alhamdulilah. Dengan memanfaatkan lahan tidur, dirinya bersama masyarakat bisa merasakan hasil panen tersebut.

BACA :  Dear Pengelola Wisata; Ingat! Wisatawan Tertarik Berkunjung Jika Ada Jaminan Protokol Kesehatan

“Semoga program seperti ini bisa terus berlangsung karena di masa pandemi ini bisa membantu warga dari hasil panennya,” ucap Sari. (Advertorial)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler