Connect with us

Berita Terbaru

Diam-diam Para Prajurit Kopassus Bergerak di Ciliwung, Ini Target Operasi Mereka

Published

on

Markas Kopassus bersama Relawan Bela Alam menggelar operasi di Sungai Ciliwung. (Istimewa)

Jakarta – Tak banyak orang tahu. Diam-diam ada pergerakan para prajurit Kopassus di area Sungai Ciliwung, Minggu, 18 Oktober 2020.

Bukan hanya para Prajurit Kopassus, turut dilibatkan dalam operasi tersebut sejumlah relawan dari Relawan Bela Alam Bogor. Apa target operasi mereka?

Melalui keterangan tertulis yang diterima BantenHits.com dari Kepala Pusat Penerangan atau Kapen Kopassus Letkol Inf Achmad Munir, Markas Kopassus bersama Relawan Bela Alam Bogor menggelar bersih bersih Sungai Ciliwung.Karya bakti bersih bersih yang bertemakan “Ciliwung Pekarangan Depan Rumah Kita” ini dimulai dari Dermaga TPST Kopassus Komplek Kopassus Cijantung sampai di bawah jembatan Tanjung Barat atau sekitar 5 km.

BACA :  Giliran Sekda Cilegon Digarap Kejari Soal Gratifikasi Pemanfaatan Lahan Bengkok

“Dalam waktu yang bersamaan kegiatan bersih bersih sungai Ciliwung juga dibarengi dengan kegiatan penghijauan yaitu menanam akar wangi,” terang Achmad Munir dalam rilis.

Markas Kopassus membagikan paket sembako kepada warga di seminar Sungai Ciliwung. (Istimewa)

Tidak ketinggalan, agenda rutin berbagi kasih terhadap sesama juga dilakukan oleh Kopassus, sebanyak 150 paket sembako dibagikan kepada warga
Tanjung Barat dan Gedong.

Aster Kopassus Kolonel Inf Is Abul Rasi mengatakan, kegiatan ini digelar melibatkan berbagai komponen masyarakat, yang bertujuan untuk mengedukasi, mensosialisasi ke masyarakat untuk dapat lebih meningkatkan kepeduliannya terhadap kelestarian dan kebersihan Sungai Ciliwung.

Aster Kopassus yang didampingi Waaster Kopassus Letkol Inf Irfan Amir, mengajak masyarakat terutama yang bermukim di bantaran Sungai Ciliwung untuk menjadikan Sungai Ciliwung sebagai pekarangan depan rumahnya yang harus dijaga, dipelihara keindahannya.

BACA :  Kemenag Lebak: Kalau Ada Pegawai Terbukti Melanggar Hukum Silahkan Proses!

Di samping itu, sungai Ciliwung sepanjang 5 km yang mengalir di depan asrama kopassus menjadi cluster sehingga air yang mengalir ke kota Jakarta sudah bersih dan terhindar dari sampah.

Aster Kopassus mengingatkan ada motto yang mengatakan ‘air adalah sumber kehidupan tapi air juga bisa membawa bencana apabila kita tidak mengolahnya dengan benar’,  dan motto yang kedua ‘apabila kita menjaga alam maka alam juga akan menjaga kita’.

“Begitu pentingnya air bagi kehidupan manusia, untuk itu jagalah kelestarian dan kekayaan alam kita,” tutur Abul Rasi.

Aksi peduli Markas Kopassus kepada warga di sekitar Sungai Ciliwung. (Istimewa)

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Relawan Bela Alam Bogor, Wiwit menerangkan pihaknya sangat mendukung Kopassus dalam menjaga dan melestarikan Sungai Ciliwung.

BACA :  Kelebihan Muatan Truk Pengangkut Batu Bara Terguling di Jalan Serang-Jakarta

Sebagai informasi, Komunitas Relawan Bela Alam dibentuk oleh Korem 061/Suryakancana pada saat itu Komandan Korem 061/Suryakancana Kolonel Inf Mohammad Hasan  yang sekarang telah menjadi Danjen Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan.

Pengukuhan Relawan Bela Alam  bertepatan dengan peringatan Hari Bumi 22 April, beranggota 114 komunitas dari lima wilayah tugas Korem 061/Suryakancana, meliputi Bogor kota dan kabupaten, Sukabumi kota dan kabupaten serta Cianjur.

Tujuan didirikan komunitas Relawan Bela Alam  dalam rangka menjaga dan mengawal pelestarian lingkungan, berbasis komunitas, TNI/Polri dan pemerintah.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler