Connect with us

Berita Terbaru

Tak Ada Ruang untuk Aksi Anarkisme di Kota Serang! ini Enam Poin Deklarasi Damai Forkopimda dan Tokoh Masyarakat

Published

on

Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Kota Serang Deklarasi Tolak Aksi Anarkis (Istimewa)

Serang – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta para tokoh masyarakat melakukan deklarasi damai tolak aksi anarkisme.

Deklarasi itu dilakukan dalam rangka menciptakan kemanan dan ketertiban masyarakt (Kamtibmas) Kota Serang yang kondusif.

Wali Kota Serang Syafrudin menyampaikan, dalam deklarasi damai tersebut ada enam poin yang akan diterapkan. Pertama, menjaga toleransi kerukunan antar suku dan umat beragama.
Kedua, menolak segala bentuk isu sara dan ujaran kebencian ditengah masyarakat dan disosial media. 

“Yang ketiga kita menolak unjuk rasa atau demo anarkis. Keempat, menyampaikan pendapat dimuka umum secara damai dan tidak merusak fasilitas umum,” kata Wali Kota Serang kepada awak media, di aula Setda kota serang, Senin 19 Oktober 2020.

BACA :  Gerindra Belum Punya Sosok untuk Gantikan Dindin Nurohmat sebagai Ketua DPRD Lebak

Poin kelima, lanjut dia, tidak mengganggu fasilitas dan sarana umum dan keenam, bersama-sama menciptakan dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif diwilayah Kota Serang. 

“Tapi kami berharap di Kota Serang ini tidak ada berita hoax dan juga berjalan dengan tertib, lancar aman dan damai. Karena aspirasi itu apabila disampaikan dan InsyaAllah kami dari Forkopimda akan menyampaikan ke pemerintah pusat,” jelasnya.

“Jadi kami tidak menerima kalau unjuk rasa ini dengan anarkis,” tambahnya.

Jika dikemudian hari ditemukan ada aksi anarkis, Wali Kota Serang tidak akan segan menerapkan sanksi dan proses secara hukum. 

“Kami menerima aksi unjuk rasa tidak anarkis. Alhamdulilah dari kemarin aksi di Kota Serang tidak ada anarkisme,” tungkasnya.

BACA :  Aset Tanah Pemkab Pandeglang Baru 20 Persen yang Bersertitikat

Editor : Engkos Kosasih



Terpopuler