Connect with us

Berita Terbaru

Ogah Tangerang Kebanjiran saat Musim Penghujan, DPUPR Pekerjakan Petugas 24 Jam

Published

on

Pemerintah Kota Tangerang melalui DPUPR, BPBD dan Dinas Pariwisata bersiap menghadapi musim penghujan untuk mengantisipasi bencana banjir. (Istimewa)

Tangerang- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruah (DPUPR) Kora Tangerang melakukan beberapa terobosan untuk mengantisipasi terjadinya banjir saat musim penghujan. Salah satunya dengan menyiagakan petugas secara 24 jam.

Hal itu dilakukan karena saat ini musim penghujan mulai melanda beberapa daerah di Pulau Jawa termasuk Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Kepala Dinas PUPR, Decky, mengaku rutin melakukan pemantauan ke seluruh wilayah guna memastikan kondisi perairan dan pemeliharaan sejumlah alat dalam keadaan baik.

“Petugas PUPR bekerja selama 24 jam. Berkeliling dari satu titik ke titik yang lain guna mengecek kesiapan alat, seperti pompa air dan memastikan debit air dalam kondisi aman dari banjir. Hal ini dilakukan seiring dengan normalisasi sungai agar saluran air lancar,”kata Decky saat ditemui di kantor Dinas PUPR, Selasa, 20 Oktober 2020.

BACA :  Polisi Larang Ormas Islam Sweeping Selama Ramadan, MUI: Boleh Saja, Tapi

“Kami terus berupaya melakukan terobosan-terobosan untuk mempercepat proses penanganan banjir. Kini, kami telah memiliki alat pompa yang mampu mengalirkan air sebanyak 300 liter per detik. Selain itu, teman-teman di wilayah juga membuat tanggul sementara dengan menggunakan karung berisi tanah yang ditempatkan di beronjong,”tambahnya.

Dalam situasi pandemi, kemungkinan terjadinya banjir tentunya membutuhkan penanganan yang lebih ekstra dari berbagai OPD terkait. Tak terkecuali Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang yang turut mempersiapkan armada jika terjadi bencana.

Ditempat berbeda, Kepala BPBD, Deni Koswara, mengatakan, sebisa mungkin jika terjadi banjir nanti, semua pihak tetap menerapkan protokol kesehatan. Dengan menjaga jarak, memakai masker dan rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

BACA :  Dua Peraturan tentang Lingkungan Disosialisasikan

“Mudah-mudahan jangan sampai terjadinya ya. Tapi sebagai antisipasi, BPBD berencana akan menyiapkan perahu dan tenda tambahan,”tuturnya saat ditemui di sisi pintu air 10.

“Biasanya, curah hujan yang tinggi juga dibarengi dengan angin kencang yang menyebabkan banyaknya pohon dan papan reklame tumbang. Hal ini sangat membahayakan, sehingga kami lakukan pengecekan setiap hari,”timpal Kepala Bidang Pertamanan, Hendri P. Syahputra.

Adapun guna mengantisipasi cuaca ekstrem dan kemungkinan terjadinya banjir, Pemkot Tangerang tentunya tidak dapat bekerja sendiri, melainkan butuh kerjasama berbagai pihak. Masyarakat diimbau untuk menggalakkan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar terutama saluran air.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler