Connect with us

Berita Terbaru

100 SD dan SMP di Lebak Tak Memiliki Kepala Sekolah, Ini Pemicunya

Published

on

Kepala Dindikbud Lebak Wawan Ruswandi. (Dok. BantenHits)

Lebak- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lebak mencatat terdapat lebih dari 100 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) membutuhkan sosok kepala sekolah (Kepsek). Bagaimana tidak, saat ini mereka hanya dijabat oleh Pelaksana tugas (Plt).

Banyaknya lowongan kepala sekolah ini dipicu lantaran banyaknya mereka yang pensiun di tahun 2020 ini sedangkan proses pengangkatan tergolong sulit.

“Iya, ada 100 kursi lebih jabatan kepala SD dan SMP masih kosong. Saat ini terapksa dijabat oleh Plt dari sekolah terdekat. Dengan mengambil dari sekolah terdekat setidaknya lebih memudahkan mereka dalam menjalankan tugasnya,”ujar kepala Dindikbud Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi, Rabu, 21 Oktober 2020.

BACA :  Awal Tahun, Pemkab Pandeglang Jalin 35 Kerja Sama Antardaerah

“Sementara stok calon kepsek yang ada hanya 8 orang itupun calon kepsek SMP,”tambahnya.

Wawan menerangkan pengangkatan kepsek berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kini, setiap guru yang ingin menjadi kepsek harus memiliki sertifikat dulu melalui seleksi administratif. Setelah dinyatakan lulus seleksi selanjutnya mengikuti diklat oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (P4TK).

“Tidak mudah untuk menjadi kepsek. Karena ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi,” kata Wawan.

Kekosongan jabatan kursi kepala sekolah menurut Wawan tidak membuat kegiatan belajar mengajar (KBM) terganggu. Mantan kepala Disperindagpas ini berencana akan menggelar seleksi untuk mengisi kekosongan jabatan.

“Tidak terganggu kan ada Plt. Begitu juga dengan prestasi akademik maupun non akademik masih bisa kita raih,” tukasnya.

BACA :  Ini Teman Pacar Eno yang Sadis Menusukkan Cangkul ke Kemaluan

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler