Connect with us

Advertorial

Tangkal Penyebaran Covid-19 sambil Liburan Seru di Taman MBS

Published

on

Taman Wisata MBS, salah satu destinasi wisata alternatif di Kota Serang digandrungi pengunjung yang ingin mencari spot untuk swafoto. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Taman Wisata Mahoni Bangun Sentosa (MBS) yang berlokasi di Lingkungan Cideheng Kidul, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, merupakan destinasi wisata baru yang tengah hits di Provinsi Banten.

Setiap harinya ada 700 – 2.000 pengunjung datang untuk menikmati arsitektur Taman MBS yang unik sambil berburu spot selfie menarik.

Direktur taman wisata MBS, Haerudin mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan gerakan 3M selama pandemi COVID-19 yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Sesuai dengan aturan yang ada kita siapkan para petugas untuk mengontrol, di pintu masuk kita kasih peringatan gerakan 3M. (Pengunjung yang) masuk kita beri handsanitizer dan cek suhu,” jelasnya kepada BantenHits.com di lokasi, Kamis 22 Oktober 2020.

BACA :  Sebut Kru-nya Baik-baik Saja, Lion Air Ogah Beberkan WNI yang Satu Pesawat dengan WNA China Korban Virus Corona

Menurut Haerudin, pihaknya juga menerapkan larangan khusus bagi pengunjung yang tidak mengenakkan masker untuk diberi peringatan mengenakkan masker sebelum masuk ke dalam tempat wisata.

“Peringatan itu di depan, kita di dalam keliling (petugas) dan akan diberi pengumuman,” jelasnya.

Ketatnya penerapan protokol kesehatan di Taman Wisata MBS, seiring dengan imbauan pemerintah melalui Satgas Penanggulangan Covid-19.

Menjelang libur panjang 28 Oktober – 1 November 2020, Satgas Penanggulangan Covid-19 mengimbau semua pihak mewaspadai lonjakan Covid-19. Pasalnya, angka penularan Covid-19 grafiknya selalu naik signifikan seusai liburan.

Salah satu spot swafoto di Taman Wisata MBS tampak sedang digunakan sejumlah pengunjung untuk berfoto. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Ketua Pokdarwis Nirmala Purbasari Kecamatan Curug, Wini Daniatul Afiah mengatakan, keberadaan Taman Wisata MBS selama ini, selain melestarikan kearifan lokal dengan kuliner khas Curug, juga membantu perekonomian warga sekitar.

BACA :  Udah Bikin Heboh, Ternyata Penyertaan Modal untuk Bank Banten Tak Pernah Dilakukan Pemprov Banten sampai Sekarang

“Yang pasti generasi muda jadi seneng. Musim selfi-selfi insyAllah kita akan menunjukkan kesenian tradisional dan kulinernya,” jelasnya.

Sementara, Alika (23), warga Kota Serang, salah satu pengunjung Taman Wisata MBS mengaku baru pertama kali dirinya berkunjung .

“Kita baru pertama kali, bagus nyaman menarik, bersih wisata baru di Serang,” katanya.

Alika pertama kali tahu wisata taman MBS dari Instagram. Ia tertarik datang ke lokasi tersebut karena banyak sport foto yang bagus untuk di pajang di media sosial.

“Pokoknya menarik,” tutupnya.

Taman Wisata MBS memang telah menjadi destinasi wisata alternatif bagi warga di sekitar Banten, sehingga tak perlu pergi ke luar kota untuk Liburan.

BACA :  Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Minta Kepala Daerah, Pangdam dan Kapolda Larang Kegiatan Pengumpulan Massa

Taman Wisata MBS menjadi magnet bagi wisatawan lokal karena didesain dengan bangunan bergaya Eropa. Tempat ini favorit bagi pecinta selfi atau swafoto.

Selain arsitekturnya yang unik dan tempatnya menarik untuk foto-foto, pengunjung juga bisa duduk-duduk santai berbincang dengan keluarga dan kerabat di gazebo bambu atau rumah jerami yang sudah disiapkan.

Di tanah seluas 7 hektare ini, pengelola juga menyiapkan tempat penginapan unik untuk keluarga.

Penginapan didesain dengan tema rumah tradisional daerah-daerah yang ada di Indonesia, seperti rumah Papua, rumah Baduy, rumah Lumbung dan yang lainnya.

Jika pengunjung membawa anak, tidak perlu khawatir karena pihak pengelola juga sudah menyiapkan taman untuk anak-anak seperti outbond anak, kolam renang anak dan mobil wara-wiri yang disiapkan untuk mengelilingi taman MBS.

Nah, jika Anda tertarik untuk mengunjungi Taman MBS, jangan lupa terapkan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, selalu mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, dan hindari kerumunan. (Advertorial)



Terpopuler