Connect with us

Advertorial

Baru Pertama Kali Sekelas Pemerintah Desa Siapkan Tempat Isolasi OTG, Simak Pengakuan Penggagasnya

Published

on

Camat Cikulur Iyan Fitriyana (tengah) saat meninjau tempat isolasi di Desa Sukaharja, Cikulur. (Istimewa)

Lebak– Pemerintah Desa Sukaharja, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak menyiapkan tempat isolasi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19. Tujunnya untuk mewaspadai penularan virus yang telah menjadi pandemic global ini.

Berlokasi di bekas bangunan puskesmas pembantu (Pustu), tempat isolasi cukup untuk menampung lima orang pasien dengan pengawasan ketat petugas medis.

“Alhamdulilah, di desa kami tidak ada yang terpapar Virus Corona. Tapi, kita tetap waspada. Karena itu, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 kepada warga Sukaharja,”kata Kepala Desa Sukaharja, Kecamatan Cikulur, Ujang Basri, Jumat, 23 Oktober 2020.

BACA :  Wagub Banten Ingin Pramuka Aktif Informasikan Adaptasi Kebiasaan Baru ke Masyarakat

Menurut Ujang, penyediaan tempat isolasi bagi pasien Covid-19 untuk antisipasi jika ada warga yang tertular. Karenanya, pemerintah desa akan melengkapi tempat isolasi tersebut dengan fasilitas tempat tidur, jaringan listrik, dan jaringan air yang berkualitas.

“Bahkan, kebutuhan untuk pasien yang diisolasi di Pustu Sukaharja akan dijamin pemerintah. Mereka akan mendapatkan pelayanan maksimal, sehingga bisa cepat pulih,” harap mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Lebak ini.

Sementara Camat Cikulur Iyan Fitriyana membenarkan, Desa Sukaharja telah memiliki tempat isolasi yang representatif bagi pasien Covid-19. Karena itu, dia meminta kepada desa lain di Cikulur untuk mengikuti langkah dari Desa Sukaharja. Sehingga pasien yang terpapar virus dan dalam kategori OTG tidak dirawat di rumah sakit. Mereka bisa menjalani isolasi mandiri di rumah yang telah disediakan pemerintah desanya masing-masing.

BACA :  Untuk yang Sedang Berlibur, Hindari Balik ke Jakarta pada 1 November 2020!!

“Saya meninjau langsung bangunan yang akan dimanfaatkan untuk tempat isolasi. Lokasinya cukup strategis dan luas, sehingga bisa menampung beberapa orang,” paparnya.

“Tapi harapannya tentu enggak ingin ada kasus terkonfirmasi Covid-19 di Sukaharja. Kalau di Kecamatan Cikulur ada beberapa orang, sebagian sudah sembuh dan ada 4 orang yang masih dalam perawatan,” sambungnya.(Advertorial)

 



Terpopuler