Connect with us

Berita Terbaru

DPRD Prihatin Masih Banyak SMA/SMK Negeri di Provinsi Banten Tak Punya Bangunan Sekolah

Published

on

Wakil Ketua DPRD Banten, Nawa Said Dimyati mengaku prihatin banyak SMA/SMK Negeri di Banten tak punya bangunan sekolah. (Istimewa)

Serang – Banyaknya SMA/SMK Negeri di Banten yang masih belum mempunyai bangunan atau masih menumpang di sekolah yang ada mendapat perhatian dari Koordinator Komisi V DPRD Banten, M. Nawa Said Dimyati.

Nawa memgaku prihatin pada saat dirinya melihat siswa sekolah SMK/SMA Negeri menjalankan proses pembelajaran harus satu gedung dengan SMP bahkan bergantian ketika KBM berlangsung.

Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan Kabupaten Tangerang itu mengatakan, rencananya Pemprov Banten akan membangun sekolah baru pada tahun anggaran 2020, namun terkendala pandemi Covid-19 karena dananya direfocusing untuk penanganan Covid-19.

BACA :  Kecam Penggusuran di Panunggan Barat, Pendemo Hadang Mobil Plat Merah

“Saya prihatin saat melihat siswa SMK atau SMA yang belajarnya masih numpang, kadang kala mereka pada saat belajar itu harus bergantian dengan siswa tuan rumah,” katanya kepada BantenHits.com, Senin 26 Oktober 2020.

Nawa yang juga Politisi Partai Demokrat Banten mengatakan, pendidikan gratis yang sudah berjalan di Banten ini harus dibarengi dengan fasilitas yang memadai seperti bangunan dan alat penunjang pembelajaran lainnya.

“Program pendidikan gratis untuk sekolah SMA dan SMK Negeri di Banten sudah berjalan, namun ternyata penunjang pembelajarannya masih kurang, itu harus dipikirkan bersama,” ujarnya.

Melihat kondisi seperti itu dirinya sebagai wakil rakyat, sering mengingatkan Pemprov Banten agar segera membangun ruang sekolah baru terutama SMK dan SMA Negeri yang masih menumpang di sekolah terdekat.

BACA :  Lewat Tangerang LIVE, Pasien Bisa Cak Kamar Rumah Sakit

M. Nawa Said Dimyati mengaku saat ini tengah berupaya mendorong Pemprov agar segera membangun sekolah baru bagi SMA dan SMA Negeri di daerah Banten.

“Di tahun angaran 2021 saya sudah mengusulkan untuk dibangun sekolah baru, karean saya melihat pendidikan itu sangat penting bagi generasi bangsa,” tukasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Pernah menjadi tokoh mahasiswa selama kurun perkuliahan 2015-2019, pria asal Banten Selatan ini memutuskan pilihan hidup menjadi jurnalis setelah lulus kuliah. Tolib memiliki ketertarikan pada dunia kepenulisan.

Terpopuler