Connect with us

Berita Utama

BST Covid-19 Tahap II dan III dari Pemprov Banten Tak Jelas Kapan Cair di Pandeglang, Mahasiswa sampai Harus Unjuk Rasa Perjuangkan Warga

Published

on

GMNI Cabang Pandeglang saat Aksi Unjuk Rasa Refleksi Sumpah Pemuda. Dalam Aksi Tersebut GMNI Meminta Pjs Bupati Pandeglang, Gunawan Rusminto Mendesak Pemprov Banten Mencairkan BST Covid-19 (BantenHits/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid-19 Tahap II dan III yang dikucurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, belum jelas kapan dicairkan. Padahal, warga penerima manfaat sudah menanti pencairan BST untuk warga terdampak Covid-19 itu.

Sejauh ini, Pemprov Banten baru mencairkan BST tahap I pada Juli 2020. Lambannya pencairan BST ini membuat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Pandeglang turun kejalan untuk memperjuangkan hak warga.

Mereka menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Pandeglang. Dalam aksi yang juga untuk refleksi hari sumpah pemuda itu, mereka meminta Pjs Bupati Pandeglang, Gunawan Rusminto, untuk mendesak Pemprov Banten segera mencairkan BST Covid-19.

BACA :  Lalu Lintas Lumpuh, Ribuan Buruh Unjuk Rasa di Kawasan Bitung

“Pjs Bupati harus mendesak Pemprov Banten, karena masih banyak masyarakat yang menerima BST Provinsi baru satu kali,” kata Korlap Aksi, Erik Setiawan, Selasa 27 Oktober 2020.

Selain itu dalam refleksi tersebut, GMNI juga menyoroti beberapa persoalan yang harus mendapat perhatian dari Pemkab Pandeglang. Salah satunya, pemotongan bantuan sosial yang dilakukan oleh oknum yang memanfaatkan ketidak tahuan masyarakat.

“Kami melihat reliatas bantuan bantuan yang direrima masyarakat seperti BST dan PKH banyak terjadi pemotongan. Sehingga kami rasa ini perlu dievaluasi, Dinas Sosial mudah-mudahan tidak acuh,” tandasnya.

Editor : Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler