Connect with us

Berita Terbaru

Tolak Bendungan Pasir Kopo, Warga Cisimeut Ramai-ramai Terbangkan Layang-layang Unik

Published

on

Masyarakat bersama ketua BPC HIPMI Lebak Osep Mulyawan Karis (kuning tengah) saat foto bersama sebelum menerbangkan layang-layang penolakan bendungan Pasir Kopo. (BantenHits.com/Fariz Abdullah)

Lebak- Ratusan masyarakat Kamantren Cisimeut, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak kompak berkumpul di Alun-alun Cisimeut, Sabtu, 31 Oktober 2020. Ya, dengan menerapkan protokol kesehatan, mereka menggelar senam bersama dan penerbangan layang-layang.

Acara yang bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lebak ini merupakan rangkaian acara peringatan hari sumpah pemuda sekaligus bentuk penolakan terhadap rencana pembangunan bendungan pasir kopo.

“Ya, tema acaranya memang Terbangkan mimpi mu tolak bendungan pasir kopo,”kata Ketua BPC HIPMI Lebak, Osep Mulyawan Karis kepada Bantenhits.

Menurut Osep, melalui acara senam dan penerbangan layang-layang ini juga diharapkan dapat meningkatkan kekompakan masyarakat khususnya para pemuda.

BACA :  Kab. Serang Lagi-lagi Masuk Zona Merah COVID-19; Dinkes Nilai Masih Banyak Masyarakat Bandel

Mengingat, sambung Osep, pemuda masa kini merupakan penentu bagaimana nasib bangsa di masa depan.

“Saya harap ini tidak menjadi giat pertama dan terakhir. Karena memang banyak dampak positifnya. Selain tubuh bugar karena berolahraga juga menjalankan sektor pasar dadakan yang berdampak terjadinya banyak transaksi sehingga ada perputaran uang,”pungkas cucu salah satu tokoh pembangunan Banten, Jaro Karis ini.

Sementara Ebit, salah satu mahasiswa asal Cisimeut mengapresiasi langkah para pemuda dan HIPMI yang menyelenggarakan acara senam bersama dan penerbangan layangan penolakan bendungan pasir kopo.

“Sedari awal kita semua sudah sepakat menolak rencana pembangunan pasir kopo. Melalui kegiatan ini juga tentunya meningkatkan kekompakan warga dalam menjaga kesehatan juga lingkungan,”tandasnya.

BACA :  Gudang Gula Cair PT SUJ di Cilegon Terbakar

Untuk diketahui acara berlangsung selama 2 hari yakni Sabtu, 31 Oktober 2020 sampai Minggu, 1 November 2020 dengan tiga kategori layang-layang yang diterbangkan mulai dari Kelas Senior, Junior dan Aspirasi. Di mana dalam kelas aspirasi tertulis harapan masing-masing warga pada layang-layang.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler