Connect with us

Berita Terbaru

Hilang Seharian Dihantam Gelombang Tinggi, Nelayan Panimbang Selamat karena Benda Ini

Published

on

Tim SAR Gabungan Usai Mengevakuasi Rosad (Kedua Dari Kiri), Nelayan yang Hilang di Periaran Tanjung Lesung, Minggu 1 November 2020 Kemarin (Istimewa)

Pandeglang – Rosad (36) nelayan yang hilang disapu gelombang di perairan Tanjung Lesung, Kecamatan Panimbang, Minggu 1 November 2020 kemarin, ditemukan.

Warga Kampung Cikadu, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang itu ditemukan selamat di bagan tancap yang ada di sekitar Pulau Liwungan.

Perjuangan Rosad untuk bisa selamat dari gelombang cukup pilu. Pasalnya, setelah jukung yang dinaiki Rosad tersapu gelombang, ia terombang-ambing seharian mengikuti arus laut.

Beruntung, Rosad menemukan sebuah bagan yang sedang ditunggu oleh Nanang, nelayan asal Kecamatan Panimbang.

“Jukung saya diterjang gelombang, lalu terbalik. Setelah itu saya ngikutin arus dan ketemu bagan, lalu saya panggil-panggil meminta tolong,” kata Rosad, Senin 2 November 2020.

BACA :  Wanita Muda Ditemukan Tewas dalam Kondisi Bugil di Apartemen Habitat Bencongan, Benda Ini Membalut Tubuhnya

Setelah berhasil selamat, Rosad akhirnya dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan yang sedang melalukan pencarian di sekitar perairan Tanjung Lesung sejak 07.30 WIB.

Setelah dievakuasi ke daratan, sekitar pukul 11.30 WIB, Rosad diantarkan pulang ke rumahnya. Di rumah berwarna hijau itu, Rosad disambut orang tua dan tetanganya yang menanti kabar.

“Alhamdulilah korban selamat dan sudah diantarkan ke rumahnya,” Ketua Tagana Pandeglang, Ade Mulyana.

“Saya menghimbau, untuk para nelayan untuk tetap waspada terhadap gelombang tinggi yang kerap terjadi ini,” pungkasnya.

Editor : Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
2 Comments

2 Comments

  1. Prof.DR.Ardiansyah.SPt

    19/08/2021 at 19:59

    DIKTI nelayan Indonesia boleh diperebutkan untuk mendapatkan gelar sarjana diakhir baru Profesor penjelasan DIKTI Nelayan Indonesia yaitu pendapatannya berkurang dari perairan Indonesia karena mengambil ikan yang kecil-kecil seandainya nelayan indonesia mengambil ikan yang besar-besar tentunya ikan yang kecil-kecil akan tumbuh menjadi besar tema wacana”Membendung Era Perdagangan Bebas”yaitu Indonesia boleh berdagang di luar Negeri dan Negara luar Negeri boleh berdagang di Indonesia dan pembatalan1@IMIGRASI/Dinas Instansi Pemerintahan IMIGRASI karena tidak boleh merubah kewarganegaraan Indonesia menjadi warga negara asing hasil musyarwarah dan mufakat juga quiz terlebih dahulu Tim dozen penilai penyuluhan ternak ayam buras 1 hari di desa Bengkulu dengan Faksin dan virus yang dirahasiakan di desa Bengkulu tahun 2000.Dan Sudah pelunasan sistem kredit smester 21(SKS/Sistem Kredit Smester)genap dan ganjil sarjana diakhir baru kelewat 2 tahun pembayaran langsung Bank BNI Universitas bengkulu tahun 2005 dan Bank BNI Universitas bengkulu tahun 2006 sudah menerima surat Dekan Fakultas Pertanian Unib tahun 2001 beramplop resmi dari fakultas Pertanian Unib tahun 2001 dan sudah menerima surat Rektorat Universitas Bengkulu beramplop resmi dari rektorat universitas bengkulu tahun 2006 dan 1@Pengadaan tenda darurat Gempa Bumi Bengkulu tahun 2000 tanda dibukanya pembayaran resmi Bank BNi Universitas Bengkulu melalui bagian Kemahasiswaan loket lantai dasar Fakultas Pertanian Unib Gedung Rektorat Universitas Bengkulu kelewat 2 tahun Rp.270.000.00,-Bank BNI Universitas Bengkulu logo perahu layar tahun 2005 dan Rp.270.000.00,-bank BNI Universitas Bengkulu logo perahu layar melebihi pembayaran yang di tentukan sarjana diakhir baru 4 tahun kelulusan paling lambat jurusan peternakan program studi produksi ternak Fakultas Pertanian Unib dan bersedia demonstrasi seluruh Indonesia unib masih menerima subsidi dari pemerintah 100% tidak berkendaraan sepeda goes,mptor dan mobil contohnya Universitas Indonesia tidak menerima lagi subsidi dari pemerinta 100%,UGM tidak lagi menerima subsidi dari pemerintah 100%,IPB tidak lagi menerima subsidi dari pemerintah 100%,UNPAD tidak lagi menerima subsidi dari pemerintah 100%,ITB tidak lagi menerima subsidi dari pemerintah 100% Demonstarasi seluruh indonesia dengan Ketua MPM Penggferak senat BEM HIPROMATER jati diri mahasiswa jurusan peternakan yang aktif di ISMAPETI singkatan dari Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia yang bekerja di Instansi Pemerintahan kota Bengkulu tahun 2000 Rekan saudara Bapak Jimmy Haryanto.SPt dari jalur Sipenmaru tahun 1999 jurusan peternakan Fakultas Pertanian Unib pesan beliau berbarengan foto wisuda di depan taman Universitas Bengkulu tahun 2000 untuk disampaikan kepada Rekan saudara Sarjana diakhir baru yang ingin menjadi dozen di Unib Nobriana Harun Prof.DR.(..).SPt beliau tidak ingin ada Mall/Departemenstore di Bengkulu ketua senat BEM DPM,MPM,dan Yudikatif jalur PPA tahun 2000 jurusan peternakan Fakultas Pertanian Unib berasal dari Manna Bengkulu selatan dari SMA Peternakan pilihan di kota Bengkulu aktif di PMI dan Kempo Unib di lingkungan civitas akademika melalui organisasi KAMMI singkatan dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia aktif di MPM jadinya MPR RI,dan sudah selesai pem,asangan sepanduk Club generasi Islam lomba adzan Club Generasi Islam dengan Risma Masjid yang dimita Rekan saudara anggota senat BEM DPM,MPM dan Yudikatif Gusti Hamdani Prof.DR.(diisi).SH jalur Sipenmaru tahun 1999 jurusan Hukum fakultas hukum Universitas Bengkulu aktif di Masjid darussalam Prumnas Unib juga beternak ayam arab Petelur yang di dampingi Ibu Ir.kususiyah.MP di luar lingkungan ciovitas akademika Universitas Bengkulu,terimakasih juga sudah menerima informasi wisuda dari bapak Ir.Hardi Prakoso.MP di Prumnas Unib untuk kelulusan paling lambat 4 tahun jurusan peternakan program studi produksi ternak Fakultas Pertanian Unib Prof.DR.Ardiansyah.SPt NIM:E1C000024/NPM:E1C000024 HIPROMATER 1@steker Harimapro 1 hari bersama profesi mahasiswa ternak Fakultas Pertanian Unib Kemah Bhakti Sosial jalur UMPTN tahun 2000 dan tetap di topi surat kabar koran kompas kelulusan jalur UMPTN tahun 2000 Koran kompas edisi tahun 2000 sudah mendaftar ulang di Gedung rektorat Unib,1@membeli tiket Boats/Boots IKMAJAS Club Generasi Islam bagian dari KAMMI aktif di DPM di lingkungan civitas akademika Fakultas Pertanian Unib untuk kelulusan paling lambat 4 tahun Fakultas Pertanian Unib jadinya DPR RI sudah ada KPU di halaman prumnas unib dan sudah mengirim email Partai-partai politik koran kompas edisi tahun 2011 dan sudah KPU.Go.id Pemutakhiran data KPU tahun 2015 dan belum ada tempelan kertas KPU tahun 2021 sarjana diakhir baru terimakasih.

  2. Prof.DR.Ardiansyah.SPt

    19/08/2021 at 20:14

    Perda Bengkulu tahun 2000 tidak membiarkan hewan liar bebas berkeliaran dan buku perputakaan jurnal dan skripsi tidak boleh dibawa pulang kerumah juga jaket Universitas bengkulu berwarna biru tua SLTP dengan logo lambang civitas akademika berwarna kuning telur ayam dan sudah membuka nelayan ikan tongkol dan nelan ikan kakap merah dan boleh diperebutkan untuk mendaptkan gelar Profesor sarjana diakhir baru Unib masih menerima subsidi dari pemerintah 100% dan berbarengan foto wisuda di depan taman unib wakil ketua senat BEM DPM,MPM,dan Yudikatif dan 1@tiket Boats/Boots IKMAJAS berminat di orhganisasi club Generasi Islam sudah selesai lomba Club Generasi Islam belum aktif di DPM di lingkungan civitas akademika Fakultas Pertanian Unib jadinya DPR RI 1@ dan 1@disket email dari Panitia Masa Orientasi siswa jalur UMPTN tahun 2000 kursus komputer 3 hari di lantai 2 Gedung kursus komputer Unib tetap di topi surat kabar koran kompas kelulusan jalur UMPtN tahun 2000 1@DIKTI Nelayan Indonesia trop out segera wisuda kelulusan apling lambat 4 tahun jurusan peternakan program studi produksi ternak fakultas Pertanian Unib sarjana diakhir baru dan pengadaan tenda darurat gempa Bumi Bengkulu tahun 2000 tanda dibukanya sistem kredit smester genap dan ganjil 21(SKS) sarhjana diakhir baru,terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler