Connect with us

Berita Terbaru

Remaja Cantik di Sajira Empat Bulan Dibiarkan Tergolek, Ayahnya Nyaris Tak Percaya saat Pengusaha Muda Datang Beri Bantuan

Published

on

Ketua Gapensi Lebak, Moch. Nabil Jayabaya saat meninjau rumah milik Ahmad (60) ayah dari Siti Amanah yang tergolek lemas selama 4 bulan. (BantenHits.com/Fariz Abdullah)

Lebak- Ahmad (60) menangis haru saat bertemu Ketua Gapensi Lebak, Moch. Nabil Jayabaya, Senin, 2 November 2020. Bagaimana tidak, duda berusia 60 tahun itu mendapatkan suntikan dana untuk biaya hidup dan pengobatan sang anak.

Adalah Siti Amanah (17) warga Parungsari, Kecamatan Sajira. Wanita cantik ini terkulai lemas sejak empat bulan lalu. Bahkan, Siti harus menggunakan bantuan pernafasan alias oksigen agar bisa bertahan hidup.

Usut punya usut, Siti Amanah menderita gizi buruk sejak lama. Saat ini kondisinya semakin mengkhawatirkan lantaran adanya kelainan pada paru-paru.

BACA :  Sat set..Gerak Cepat Kapolda Banten Urai Kepadatan di Pelabuhan Merak, Dermaga PT Indah Kiat Digunakan Jadi Jalur Alternatif

Kepada BantenHits, Ahmad mengaku belum tersentuh bantuan pemerintah. Padahal, dalam sehari Siti Amanah memerlukan 3 tabung oksigen agar bisa bertahan hidup.

“Belum ada (bantuan). Iya sehari itu 3 tabung,”kata Ahmad.

Ahmad yang tinggal hanya beberapa meter dari kantor Desa Parungsari ini juga kini menganggur. Untuk sehari-hari, Ahmad hanya bisa mengandalkan dari salah satu anaknya yakni Deri yang tak lain Kakak dari Siti.

“Memang yang selama ini kasak kusuk kakaknya (Deri). Untuk berobat ngga ada dana,”ucap Ahmad sebari tersedu-sedu.

Sementara Ketua Gapensi Lebak, Moch Nabil Jayabaya mengaku terpanggil untuk blusukan meninjau kondisi Ahmad setelah adanya informasi bahwa terdapat satu keluarga kurang mampu yang membutuhkan uluran tangan .

BACA :  Kepsek SMAN 6 Pandeglang Bantah Pungutan PSB Rp 2,6 Juta

“Saya dapat informasi bahwa ada warga kita (Lebak) yang tengah kesulitan. Atas dasar itu, kita tinjau dan berikan bantuan,”kata Nabil kepada BantenHits.

Pandemi Covid, menurut Nabil bukanlah alasan agar program berbagi Gapensi Peduli terhenti. Bagaimanapun kondisinya, lanjut Nabil, sesama makhluk sosial sudah seharusnya saling berbagi dan mengayomi.

“Berbagi suatu keharusan. Insha Allah kita akan bawa adek Siti Amanah ini berobat ke rumah sakit khusus Paru,”tuturnya.

Pentolan Bil Group ini juga menegaskan akan membangun gubuk reot tempat tinggal Ahmad dan Siti Amanah.

“Insha Allah rumahnya juga akan kita bangun, bagaimana mau sehat kalau kondisi rumahnya juga memprihatinkan,”tandasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

BACA :  Indonesia Terapkan Darurat Sipil, PKS Bandingkan dengan Negara-negara yang Justru Jor-joran Gelontorkan Anggaran untuk Rakyat



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler