Connect with us

Berita Terbaru

Klinik di Cipacing yang Buka Praktik Aborsi Tak Pernah Pasang Plang, Warga Ungkap Sosok Bidannya

Published

on

Gerbang Klinik dan Rumah Milik Bidan NN Tersangka Kasus Praktik Aborsi di Kampung Cipacing, Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo, Pandeglang, Banten (BantenHits/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Tempat praktik aborsi milik seorang bidan berinisial NN (53) di Kampung Cipacing, Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo, Pandeglang, tak berplang medis. Namun, warga sekitar mengenal NN sebagai bidan.

Dari pantauan, tempat praktik NN juga menyatu dengan rumah megahnya. Pasca NN ditangkap oleh Ditreskrimsus Polda Banten beberapa hari lalu, gerbang tempat tersebut tampak tertutup rapat.

Ketua RT Cipacing, Ilyas mengaku tak menyangka NN melakukan praktik tersebut.
Pasalnya, selama NN melakukan praktik terlarang bersama perawat ER (38) tidak ada gerak-gerik yang menonjol yang membuat warga curiga.

BACA :  Ratusan Polisi Disiagakan untuk Jaga Demo Warga Rawa Rengas di Bandara Soetta

“Kurang mengetahui masalah aborsi tapi kalau praktek kebidanannya sudah lama sudah dari dulu misalnya ada kecelakaan suka di bawa ke situ,” kata Ilyas, Rabu 4 November 2020.

Ilyas membenarkan praktik kebidanan yang dilakukan NN tanpa memiliki plang. Namun warga sekitar sering berobat ke tempat tersebut, termasuk istri Ilyas saat hendak melahirkan.

“Iya (Tidak ada plang-red) jadi kalau masalah plang memang setahu saya itu tidak ada dari dulu. Tapi dia itu secara pengobatannya buka, seperti klinik,” jelasnya.

NN Dikenal Tertutup

Menurut Ilyas, NN merupakan warga pindahan dari wilayah Garut, Jawa Barat. Pada sekitar tahun 2000 NN pindah ke Kabupaten Pandeglang dan membuka praktik kebidanan.

BACA :  Gerebek Asrama DLH Kota Serang, Warga Temukan Pasangan Bukan Suami Istri dan Kondom

Selama tinggal di sana. NN dikenal jarang berbaur dengan masyarakat, bahkan NN juga tak pernah mengikuti pengajian rutin yang digelar oleh kaum ibu-ibu. Ilyas juga menurut, bahwa NN adalah janda.

“Jarang berbaur dengan masyarakat, orangnya terutup,” pungkasnya.

Editor : Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler