Connect with us

Berita Utama

WH Terlanjur Yakin Suntik Vaksin COVID-19 di Banten Dilakukan November 2020, Kini Diralat Andika Jadi Desember

Published

on

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy meralat pernyataan Gubernur Banten Wahidin Halim soal suntik Vaksin COVID-19 di Banten. Foto ilustrasi: Andika saat memberikan keterangan pers soal utang Pemprov Banten ke PT SMI. (Istimewa)

Serang – Proses vaksinasi atau suntik vaksin COVID-19 di Banten batal dilakukan November 2020. Padahal sebelumnya Gubernur Banten, Wahidin Halim dengan yakin menyatakan bahwa proses vaksinasi akan dilakukan pada bulan November 2020.

Wahidin mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten mendaptkan Vaksin COVID-19 dari pemerintah pusat sebanyak 8 juta. Hal itu diungkapkan langsung olehnya kepada awak media di Gedung DPRD Banten, Selasa 27 Oktober 2020.

Kata Wahidin saat itu, Vaksin COVID-19 itu secara gratis akan disuntikan kepada masyarakat di Banten. Bahkan, WH juga menawari wartawan untuk disuntik duluan.

BACA :  Pemkab Tangerang Siapkan Rp300 M Tangani Jalan Legok-Karawaci

Wahidin mengaku, jika ada masyarakat yang menginginkan untuk di suntik lebih cepat agar daftar ke Pemeirtah karena bulan November Vaksin tersebut mulai disuntikkan.

“Vaksin gratis dari pusat 8 juta siapa yang mau di vaksin daftar sekarang November udah mulai, Ada yang mau di suntik duluan?” katanya.

Namun, baru-baru ini Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy memastikan proses vaksinasi di wilayah Provinsi Banten akan dimulai bulan Desember mendatang.

Menurut Andika, saat ini Pemprov Banten melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten tengah melakukan permintaan microplaning pelaksanaan vaksinasi kepada kabupaten/kota melalui dinas kesehatan masing-masing.

“Desember Insya Allah kita di Banten sudah bisa lakukan vaksinasi untuk COVID-19 ini,” ungkap Wagub menjawab pers usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Banten tentang Usulan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Gedung DPRD Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Selasa 3 November 2020.

BACA :  Pengendara Harus Hati-hati Saat Melintas di Perlintasan Kereta Stadion Ciceri

Diungkapkan Andika, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten sudah melakukan sosialisasi dan penyusunan microplanning dengan Dinkes kabupaten/kota se-Provinsi Banten pada 26-27 Oktober. Microplaning harus sudah selesai dan diserahkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Banten pada 11 November. 

Lanjut Wagub, rekapitulasi dan validasi microplaning kabupaten/kota oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten dilakukan pada 12-16 November. Penyerahan microplaning kepada Dirjen Kementerian Kesehatan sendiri harus sudah dilakukan pada 17 November. 

“Dengan demikian, distribusi vaksin tahap ke-1 dari Kemenkes ke Dinkes Provinsi Banten bisa dilakukan pada Desember, untuk kemudian didistribusikan Dinkes Provinsi Banten ke Dinkes Kabupaten/Kota.

“Nah, pelaksanaan vaksinasinya untuk tahap ke-1 pada Bulan Desember dan Januari (2021),” paparnya. 

BACA :  Polres Pandeglang Periksa Perangkat Desa Sukarame terkait Kartu Indonesia Sehat di Tempat Sampah

Dijelaskan, prinsip pelaksanaan vaksinasi yaitu pemberian imunisasi oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta, dan tidak mengganggu pelayanan imunisasi rutin dan pelayanan kesehatan lainnnya. Pelayanan dilakukan di PKM dan jaringan pelayanannya mulai dari RS pemerintah dan swasta, puskesmas, pustu, pusling, BPM, klinik, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. 

Wagub menambahkan bahwa pos pelayanan imunisasi Covid-19 harus sesuai aturan dan kebijakan pemda. Di antaranya dengan melakukan skrining/penapisan terhadap status kesehatan sasaran sebelum dilakukan pemberian imunisasi. 

Ditegaskan, pelaksanaan imunisasi harus menerapkan protokol kesehatan dan mengoptimalkan kegiatan surveilans Covid-19, termasuk pelaporan secara berjenjang.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Pernah menjadi tokoh mahasiswa selama kurun perkuliahan 2015-2019, pria asal Banten Selatan ini memutuskan pilihan hidup menjadi jurnalis setelah lulus kuliah. Tolib memiliki ketertarikan pada dunia kepenulisan.

Terpopuler