Connect with us

Berita Terbaru

Dear Emak-emak, Jangan Takut Edukasi Seksual Sejak Dini kepada Anak

Published

on

ILUSTRASI KORBAN PENCABULAN

Ilustrasi anak perempuan di Padarincang diperkosa empat remaja secara bergiliran. (Foto: liputan6.com)

Tangerang – Maraknya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Tangerang, tentu menjadi kewaspadaan bersama. Orang tua, juga dituntut bisa memberikan edukasi kepada putra putrinya demi menghindari mereka dari para predator di masa depan.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang Cucu Heri Rukmantara sepakat bahwa edukasi seksual harus diajarkan kepada anak sejak dini. Bukan tanpa alasan, menurutnya, pola tersebut nantinya bisa menjadi kebiasaan terhadap anak untuk membedakan mana saja organ tubuh yang hanya boleh disentuh oleh dirinya sendiri.

BACA :  Berharap Wabah Covid-19 Cepat Berlalu, Warga Kota Serang Kumpul Berdoa di Masjid Lantunkan Takbir Sambil Goyangkan Badan

“Pemahaman terkait edukasi ini (seks) memang sangat penting. Tentunya dengan memperhatikan perkembangan kejiwaan anak, jadi tidak disalahartikan bahwa pendidikan seksual selalu menjurus ke hal yang negatif, bukan ke sana,” kata Cucu kepada Bantenhits.com, Jumat 6 November 2020.

Selain pentingnya memberikan edukasi seksual sejak dini, anak juga diharapkan bisa lebih waspada jika mendapatkan gelagat seseorang yang mencurigakan. Minimalnya kata Cucu, jika orang tersebut memang terindikasi hendak menjadi predator seksual, anak itu nantinya mampu melindungi dirinya sendiri.

“Minimal kalau ada yang megang alat vitalnya, contoh, anak melalui edukasi itu nanti dengan sendirinya bisa menjaga diri. Mungkin bisa dengan cara berteriak, sehingga apa yang dilakukan anak tersebut mengundang perhatian dari orang lain dan yang hendak melakukan perbuatan buruk terhadapnya jadi gagal,” ujarnya.

BACA :  450 Jemaah Haji Pandeglang Akan Dipulangkan

“Kami mengajarkan tentang sentuhan baik dan buruk. Di situ kita kenalkan kepada anak mana yang bisa disentuh hanya oleh dirinya sendiri, ibunya atau orang lain,”tambahnya.

Senada, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Ade Ary Syam juga sepakat agar anak usia dini bisa mendapat edukasi tentang pendidikan seksual. Bukan tanpa alasan, Ade berharap nantinya anak-anak tersebut bisa menjaga dirinya dari tindakan para predator seksual di kemudian hari.

“Ini tentu sangat memprihatikan. Ini bukan hanya soal tindak pidana, tapi juga soal moral, soal akhlak, dan pada titik inilah perlu kerja semua unsur dari sisi agama, ilmu pengetahuan, hukum, serta pemerintahan agar kejahatan berdimensi kerusakan akhlak tidak terjadi lagi” katanya.

BACA :  Adegan Mana yang Terekam CCTV saat Perampok Toko Emas Tembak Satpam di Pasar Kemis?

Editor: Fariz Abdullah



Rifat Alhamidi memulai karir sebagai jurnalis pada sejumlah media massa di Banten. Di masa kuliahnya, pria kelahiran Pandeglang ini dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Dia memiliki ketertarikan pada dunia sosial dan politik.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler