Connect with us

Berita Terbaru

Tak Ada Kenaikan, UMK Kabupaten Lebak Tahun 2021 Masih Rp2,7 Juta

Published

on

Ilustrasi UMK. (Tribunnews)

Lebak- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lebak menegaskan tak ada kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Lebak di tahun 2021. Alhasil, besarannya masih sama dengan tahun 2020 yakni Rp2.710.654.

Hal ini terungkap setelah setelah dewan pengupahan menggelar rapat penetapan UMK Lebak tahin 2021 di Aula kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lebak, Kamis, 5 November 2020.

“Ya, Dewan pengupahan sudah menyepakati besaran UMK tahun 2021 sebesar Rp 2.710.654 atau tak memgalami kenaikan dengan UMK Lebak tahun 2020,” kata Kepala Disnakertrans Lebak Tajudin Yamin.

Urung naiknya UMK Lebak tahun 2021, kata Tajudin karena masa pandemi Covid- 19 menyebabkan adanya pelambatan investasi dan terjadi efisensi jumlah pekerja. Sehingga, mengakibatkan 902 pekerja yang di rumahkan oleh 10 perusahaan.

BACA :  Pimpin Apel Kenakan Sarung dan Peci, Wali Kota Tangerang: Santri Bibit Unggul Kemajuan

“Menimbang masa pandemi Covid – 19 yang sampai saat ini belum berakhir, meperhatikan surat edaran Menaker no 4 tahun 2020 tentang penetapan upah tahun 2021 pada masa pandemi Covid- 19 dan memerhatikan surat keputusan Gubernur Banten no 561 tentang penetapan upah minimum Provinsi Banten tahun 2021. Maka, UMK Lebak tidak mengalami kenaikan,”kata mantan Asda IV Setda Lebak ini.

“Setelah disetujui Bupatimpaikan baru akan kita serahkan ke Gubernur, setelah itu baru disosialisasikan ke masyarakat. Mudah-mudah besaran UMK Lebak ini sama sama menguntungkan buruh dan perusahaan di masa Covid- 19 ini. Sehingga produktifitas perusahaan juga ikut meningkat,”tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC SPN Lebak Sidik Uen menilai besaran UMK tahun 2021 yang tidak mengalami kenaikan merugikan kaum buruh mengingat sebenaranya pengusaha di Lebak masih bisa membayar UMK lebih dari UMK.

BACA :  Dianiaya Oknum Polisi Bandara Soetta, Anak Jeremy Thomas Disebut Terlibat Narkoba

“Usulan kami itu yabg penting mengalami kenaikan dari UMK tahun 2020. Tapi mau gimana lagi karena sudah disepakati ya kita ikuti pemerintah saja. Terpenting kita sudah maksimal agar bisa naik. Kami berharap saat pembahasan di Pemprov nanti besaran UMK ini masih bisa berubah,” harapnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler