Connect with us

Berita Terbaru

PSBB di Lebak Ternyata Bisa Turunkan Angka Kecelakaan

Published

on

FOTO ILUSTRASI. ASN Pemkab Tangerang meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Serang KM 22, tepatnya di dekat pasar buah Kawidaran Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin 26 Oktober 2020.

Lebak- Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Lebak mengklaim terdapat penurunan kasus kecelakaan lalulintas di Kabupaten Lebak pada tahun 2020. Tercatat, sampai Oktober terdapat 76 kasus kecelakaan.

Dari data yang diterima BantenHits.com, dari 76 kasus kecelakaan yang terjadi, 65 diantaranya meninggal dunia, 6 luka berat dan 69 luka ringan. Sedangkan di tahun 2019 terdapat 106 kasus dengan jumlah korban meninggal dunua 96 orang, 4 luka berat dan 85 luka ringan.

Kasatlantas Polres Lebak, AKP Try Wilarno mengatakan jumlah korban kecelakaan itu sehubungan tingkat kesadaran masyarakat berlalu lintas relatif baik. Ini dibuktikan di atas 80 persen pada Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) pengendara roda dua menggunakan helm.

BACA :  Punya Sekretaris Definitif, KPU Kota Tangerang Harus Lebih Baik

Selain itu juga di tengah pandemi COVID-19 baik pengemudi roda dua maupun roda empat sudah di atas 90 persen mematuhi memakai masker guna pencegahan penularan Virus Corona. Meningkatnya kesadaran masyarakat tersebut tentu berdampak positif terhadap berlalu lintas, sehingga korban kecelakaan di daerah ini menurun drastis.

“Kami yakin korban kecelakaan tahun ini relatif menurun, karena adanya PSBB sehingga tempat-tempat wisata ditutup, termasuk pelarangan tempat hiburan,” kata Try kepada BantenHits, Senin, 9 November 2020.

Disamping itu juga, Try mengaku tengah melakukan kegiatan pencegahan pandemi COVID-19 di antaranya membagikan masker dan mengimbau pengendara memakai masker.

Saat ini, kata dia, Operasi Zebra yang digelar November 2020 lebih mengedapankan humanis dan simpatik.

BACA :  Komplotan Pencuri Accu Tower Seluler Dibekuk Polsek Mauk

“Kami menggelar Operasi Zebra hanya 20 persen penindakan, 40 persen edukasi dan 40 persen pengaturan dan penjagaan,” katanya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler