Connect with us

Berita Terbaru

Nakes, TNI dan Polri Jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 di Kab. Tangerang

Published

on

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang juga Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan vaksin COVID-19 menjadi prioritas pemerintah. (Foto: covid19.go.id)

Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang saat ini tengah bersiap untuk menerima program vaksinasi Covid-19. Hal itu, dilakukan setelah mereka mendapat kepastian akan mendapat jatah distribusi vaksin lewat Pemprov Banten.

Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, jika sudah mendapat program tersebut, pihaknya akan memprioritaskan para tenaga kesehatan (nakes) di 3 RSUD setempat yang memang sudah berjibaku menangani pasien sejak pandemi Covid-19.

“Ya, vaksin akan kami fokuskan kepada beberapa komponen warga yang saat ini selalu melakukan aktivitas penanganan dampak Covid-19. Khususnya tenaga medis di rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, puskesmas hingga klinik di Kabupaten Tangerang,” katanya kepada wartawan, Senin 9 November 2020.

BACA :  Tekan Kriminalitas, Polsek Mauk Gelar Cipkon dan Pantau Pos Kamling

Selain nakes, prioritas pemberian vaksin juga akan difokuskan kepada para petugas keamanan di wilayah Kabupaten Tangerang. Mulai dari anggota kepolisian, TNI dan anggota Satpol-PP yang notabene kerap turun ke masyarakat untuk memberikan imbauan protokol kesehatan.

Pemkab Tangerang, kata Maesyal, juga memprioritaskan pemberian vaksin juga kepada petugas kecamatan di lapangan seperti unsur Muspika. Karena menurutnya, hingga saat ini mereka masih rutin memberikan sosialisasi gebrak maskes dan penerapan protokol kesehatan.

“Intinya, saat ini pemerintah daerah masih melakukan sosialisasi  melalui satgas Covid untuk rencana vaksinasi ini,” ujarnya.

Kendati demikian, pria yang akrab disapa Rudi Maesyal ini belum mengetahui secara rinci berapa jatah vaksin yang akan diperoleh Pemkab Tangerang. Ia mengaku hanya mendapat informasi bahwa Pemprov Banten akan menerima 8 juta jatah vaksin dari pemerintah pusat.

BACA :  Debit Sungai Cisadane Menurun, Arief Galakan Hemat Air ke Pegawainya

“Makanya, Dinkes sampai sekarang masih mendata. Karena ada skala prioritas untuk program vaksin ini, jadi enggak semua masyarakat Kabupaten Tangerang bisa mendapatkan vaksin nantinya,” tuturnya.

Setelah mendata warganya yang menjadi skala prioritas pemberian vaksin, pihaknya nanti akan melaporkan perkembangan tersebut kepada Gubernur Banten. Meskipun begitu, ia berharap program vaksinasi ini bisa segera berjalan dalam waktu dekat. 

“Mudah-mudahan di bulan November ini vaksin bisa turun sebagai bentuk upaya percepatan yang harus dilakukan,” ucapnya.

Editor: Fariz Abdullah



Rifat Alhamidi memulai karir sebagai jurnalis pada sejumlah media massa di Banten. Di masa kuliahnya, pria kelahiran Pandeglang ini dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Dia memiliki ketertarikan pada dunia sosial dan politik.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler