Connect with us

Berita Terbaru

Ngga Ada Habisnya! Gabungan Satpol PP, TNI dan Polri Cilegon Lagi-lagi Temukan Miras di Lapak Jamu

Published

on

Petugas Gabungan Saat Melakukan Razia Minuman Keras di Lapak Jamu Tradisional. (BantenHits.com/Iyus Lesmana)

Cilegon– Mati satu, tumbuh seribu. Pribahasa nampaknya tepat untuk menggambarkan kondisi peredaran minuman keras (Miras) di Kota Cilegon.

Bagaimana tidak, berulang kali melakukan razia, petugas gabungan Satpol PP, TNI dan Polri masih saja menemukan miras yang dijual di lapak-lapak jamu tradisional.

Teranyar, Selasa, 10 November 2020. Petugas gabungan bergerak menggeledah beberapa lapak jamu di Kecamatan Cibeber, Jombang Wetan, Cilegon dan Cibeber. Hasilnya sebanyak 283 minuman keras berbagai merk diamankan oleh petugas.

“Kita akan terus melakukan kegiatan razia di tempat-tempat yang menjual minuman keras, hal ini dilakukan agar menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat. Karena tidak menutup kemunginan akibat mengkonsumsi minuman keras bisa timbul terjadinya penyakit masyarakat seperti perkelahian dan masih banyak lainnya,”kata Kepala Seksi (Kasi) Koordinasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Dinas Satpol PP Kota Cilegon Zuhansyah Harahap kepada awak media.

BACA :  Dua Menteri Jokowi Akan Hadiri Haul V KH Ma'ani Rusjdi di Ponpes MALNU Pandeglang

Zuhansyah juga menegaskan bahwa razia yang dilakukan sebagai salah satu bentuk penegakan dan penindakan Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2001 tetang minuman keras.

“Kedepannya kita akan berikan efek jera kepada pemilik lapak atau toko yang menjual miras, kita akan terus melakukan patroli dan pengawasan terhadap peredaran miras,”tandasnya.

“Kondisinya sekarang belum normal karena masih pandemi Covid-19, sebenernya di gudang juga udah lebih dari 1.000 botol lebih sebenarnya untuk pemusnahan sudah bisa di lakukan karenapandemi kita tunggu normal dulu,”tambahnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler