Connect with us

Berita Terbaru

Heboh Ibu Baru Melahirkan di Bojongmanik Lebak Ditandu Warga Lewati Jalan Rusak

Published

on

Postingan akun Facebook Tiot Tiot yang memperlihatkan kondisi jalan rusak sehingga menyebabkan seorang wanita baru melahirkan harus ditandu warga. (FOTO Tangkap Layar)

Lebak- Masyarakat Kabupaten Lebak tengah dihebohkan oleh peristiwa memilukan.

Bagaimana tidak, salah satu akun Facebook atas nama Tiot Tiot memposting beberapa foto yang menggambarkan warga tengah menandu seseorang melewati jalan rusak.

Usut punya usut peristiwa itu terjadi di Desa Parakanbeusi, Kecamatan Bojongmanik. Adalah Siti wanita yang berada dalam tanduan warga.

Ia dikabarkan baru saja melahirkan dan hendak pulang ke tempat tinggalnya sehabis dari Puskesmas Bojongmanik.

Mmmeh gusti kudarurat na ie jalan ges puluhan tahun kie bae aya nu gering geh kudu di gotong gotong nya usim hujan nya jauh.ramaka kanu ngagotong nagebh iraha ie jalan endah allah huakbar ie Lembur karangbalang desa parakan beusi kecamatan bojong manik te dipaelu doang di anak tereken ku PAMARENTAH satempat nya usim hujan ngagotong gotong pusing lajuna lah ungal ungal ke bae ai aya nu gering,”

(“Ya tuhan, darurat banget ini jalan. Sudah puluhan tahun begini saja, yang sakit juga harus di gotong – gotong. Mana musim hujan dan jauh, kasihan ke yang menggotongnya juga, kapan jalan bagus, Allahuakbar. Ini di Kampung Karangbalang, Desa Parakanbeusi, Kecamatan Bojongmanik. Sepertinya di anak tirikan oleh pemerintah setempat, musim hujan menggotong – gotong. Pusing jadinya, setiap ada yang sakit begitu saja”),”tulis akun Tiot dalam postingannya.

BACA :  Tolak Ojek Online, Puluhan Opang Datangi Kantor Wali Kota Cilegon

Sementara, Kapolsek Bojongmanik, AKP Yedi, menerangkan, bahwa warga yang ditandu yakni seorang ibu yang baru saja melahirkan di Puskesmas dan hendak pulang ke Kampung Karangbalang.

“Yang ada di foto sewaktu dia mau pulang ke Kampung Karangbalang sehabis melahirkan di Puskemas Bojongmanik dikarenakan ke kampungnya tidak bisa ditempuh kendaraan. Jalan licin bebatuan, diantar kendaraan hanya sampai Kampung Pagilan. Karena ke Kampung Karangbalang tidak bisa dilalui kendaraan, akses jalan ke rumah pasien melalui jembatan gantung,” katanya.

Hingga berita ini publish BantenHits.com masih mengupayakan konfirmasi pihak pemerintah desa Parakanbeusi.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler