Connect with us

Berita Terbaru

Apel Akbar Umat Islam Banten Sambut Kedatangan Habib Rizieq Shihab ‘Dibubarkan’ Wali Kota Serang

Published

on

Walikota Serang Syafrudin saat meminta ratusan warga untuk membubabrkan diri usai deklarasi apel akbar dan menyambut kabar kedatangan imam besar FPI Habib Rizieq Shihab. (BantenHits.com/Mahyadi)

Serang – Ratusan umat Islam dari berbagai ormas Islam di Banten melakukan apel akbar di halaman Masjid Ats-Tsaurah, yang terletak di Jalan Veteran No. 43, Kota Serang, Rabu 25 November 2020.

Apel akbar ini, dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menyambut kabar kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Provinsi Banten, dengan mengusung tema “Umat Islam Banten Cinta Ulama Istiqomah dan Habaib Dzuriyyah Rasulullah SAW”.

Dalam aksi tersebut, umat Islam Banten membacakan pernyataan sikap yang diantaranya berisi umat Islam Banten cinta dan Ahlan Wa Sahlan pada Habib Rizieq.

BACA :  Peningkatan Jalan Komplek Pendidikan Rangkasbitung Rampung

Namun tiba-tiba orang nomor satu di ibu kota Provinsi Banten ini mendatangi masa aksi tersebut dan meminta peserta aksi untuk membubarkan diri setelah membacakan deklarasi.

“Kami memohon kepada panitia setelah deklarasi pada hari ini, saudara-saudara semuanya untuk bisa membubarkan diri karena tujuan inti adalah deklarasi,” kata Walikota Serang, Syafrudin di lokasi.

Politisi PAN Banten ini memmohon kepada peserta aksi untuk secepatnya membacakan deklarasi, karena pihaknya menginginkan masyarakat Kota Serang semuanya sehat.

“Jangan sampai penyebaran Covid-19 pada hari ini merajalela dengan kerumunan massa,” tegasnya.

“Sekali lagi saya mengiimbau kepada panitia untuk segera dibacakan deklarasi dan segera membubarkan diri sehingga terjaga kesehatan kita semua,” imbaunya.

BACA :  Anggota Polsek Legok Dites Urine Mendadak

Dikatakannya, atas nama Pemkot Serang, Satgas Covid-19 Kota Serang, pihaknya memantau saat ini sekalipun memang semuanya memakai masker, namun pihaknya meminta untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Saya mengimbau untuk bisa menjaga dan memperketat protokol kesehatan, jadi jaga jarak jangan sampai Kota Serang ini menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 karena kerumunan masa,” ujar Syafrudin kembali menghalau massa aksi.

Editor: Mursyid Arifin 



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler