Connect with us

Berita Terbaru

Puluhan Guru di Kab. Serang Dilatih Belajar Kreatif Bareng Pattiro

Published

on

Puluhan guru di Kabupaten Serang saat mengikuti kegiatan Training Metode Pembelajaran Kreatif yang diinisiasi Pattiro Banten. (BantenHits.com/Mursyid Arifin)

Serang – Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO) Banten bekerjasama dengan YAPPIKA-ACT AID memberikan pelatihan kepada 32 guru di Kabupaten Serang. Tujuannya, agar para guru yang ada di Kabupaten Serang dapat membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan metode pembelajaran yang kreatif kepada siswanya.

Salah satu pembicara dalam kegiatan tersebut, Saefullah, menyampaikan bahwa saat ini wabah Covid-19 belum berakhir, maka pembuatan RPP disesuaikan dengan masa pandemi. Hal itu dikarenakan saat ini pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) dilaksanakan secara online.

“Prinsipnya RPP itu sama, baik itu dimasa pandemi atau tidak terjadi pendemi,” ujar Amin dalam kegiatan Training Metode Pembelajaran Kreatif untuk Guru di Hotel D’Gria, Kota Serang, Selasa, 24 November 2020.

BACA :  Pilkades di Pandeglang Gagal Digelar Juni 2021, Ratusan Desa Bakal Dijabat Plt

Ia menuturkan, kesamaan RPP tersebut ada pada pendahuluan, inti bagian siswa yang melakukan pembelajaran, dan penutup di mana guru dan siswa menyimpulkan pembelajaran.

“Hanya bedanya bahan dan alatnya saja yang digunakan,” tuturnya.

Selain itu, ia juga mengatakan perbedaan yang terjadi pada peralatan seperti handphone Android yang tidak semua siswa mampu untuk memilikinya. Kemudian, perbedaan juga terjadi pada wilayah yang mengalami kesulitan akses internet.

“Itu juga menjadi permasalahan juga. Tetapi ada informasi dibulan Januari kita melakukan sistem tatap muka,” ucap Saefullah.

Koordinator Sekolah Aman PATTIRO Banten, Amin Rohani mengungkapkan, kegiatan yang menjadi rangkaian sekolah amam ini, Pattiro Banten bukan hanya memberikan kritik saja terhadap terlaksananya pembelajaran yang berkualitas di Kabupaten Serang. Pihaknya juga berkontribusi untuk melatih guru-guru yang mewakili sekolah yang ada di Kabupaten Serang.

BACA :  Kunjungan Wisatawan Sepi Gara-gara Corona, Karyawan Pantai Kerang Marina and Resort Isi Waktu dengan Tanam Mangrove

“Karena memang ketika kami melakukan survei, di lapangan tidak semua guru mengikuti pelatihan pembuatan RPP karena terbatas anggaran Pemerintah. Jadi hanya perwakilan saja dari setiap sekolah saja,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pattiro Banten juga menyoroti soal tidak adanya anggaran untuk peningkatan kualitas SDM, termasuk pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM tersebut. Sehingga pihaknya berinisiatif untuk menggelar pelatihan dalam keterbatasan anggaran yang dimiliki.

“Tentu untuk memberikan intervensi guru dalam pembuatan RPP. Murni dari Pattiro Banten, tidak ada campur tangan dari Pemerintah, tetap kami mengabarkan ke pemerintah daerah bahwa kami juga ikut melakukan pelatihan terhadap guru,” tegasnya.

Sebelumnya, Pattiro Banten telah melakukan survey di 29 Kecamatan se-Kabupaten Serang tentang kualitas pembelajaran. Alhasil, menunjukkan masih harus dilakukan intervensi terhadap guru-guru di Kabupaten Serang terkait dengan kualitas belajar.

BACA :  Keluar Penjara Karena Program Asimilasi, Pria di Pandeglang Diamuk Massa Gara-gara Nyolong Motor di Jiput

“Begitupun dengan pembuatan RPP, karena belum serempak baik dengan waktu maupun metode pembuatannya,” imbuhnya.

Sementara Eem Sulistiawati, salah satu guru SDN Bantar Panjang, Kabupaten Serang berharap bukan hanya satu guru saja di setiap sekolah yang memiliki kreativitas dalam memberikan pengajaran terhadap siswa. Namun, ia mengharapkan semua guru di sekolah manapun, memiliki kreativitas mengajar.

“Karena tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini masih banyak guru yang cara mengajarnya masih kuno. Sehingga membuat siswa merasa cepat bosan tanpa bisa menyerap apa yang disampaikan,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah 



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. Dika Darmawan

    26/11/2020 at 06:46

    wahhh kalo cara belajar gue sih main sambil belajar hheheheh btw gue lg ke hook banget nih sama game 1 ini ahahhaha https://3kr.wavegame.net/ cobain dah cuy seru bet dah jaminnn wakowakowako

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler