Connect with us

Berita Terbaru

‘Rekreasi’ Sampah di Pasar Cikande; Bayar Rp2 Ribu hingga Dibiarkan Menumpuk

Published

on

Kondisi tumpukan sampah di Pasar Tradisional Cikande Kabupaten Serang. (BantenHits.com/Mursyid Arifin)

Serang – Sampah, memang menjadi persoalan krusial bagi semua kalangan. Tak terkecuali, masyarakat Kampung Banjarsari, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang yang tengah dihadapkan dengan sejuta tumpukan sampah.

Tak hanya itu, sampah-sampah yang berserakan pun turut menghiasi pemandangan di sepanjang deretan Pasar Cikande. Sampah itu, diduga sisa peninggalan para pedagang yang beraktivitas di lokasi tersebut.

Padahal, informasi yang berhasil dihimpun wartawan BantenHits.com, para pedagang di sekitaran Pasar Cikande itu selalu dimintai retribusi sampah sebesar Rp2000 per harinya oleh pengelola pasar.

Koordinator Aliansi Masyarakat Banjar Bersatu (AMBB), Agnes Aryada mengatakan, seiring dengan bertambahnya pedagang yang ada di Pasar Cikande dan meningkatnya volume sampah semakin besar.

BACA :  Nostalgia di Tanah Kelahiran; Tatu Umbar Progres Pembangunan, Pandji Pastikan UMKM Masuk Pasar Online

Menurutnya, hal ini perlu dikelola secara maksimal oleh kepala koordinator pasar  sehingga pengolahan sampah dapat dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat secara ekonomi, aman bagi lingkungan serta sehat bagi masyarakat.

“Memang harus mengubah perilaku masyarakat dalam rangka meningkatkan kebersihan, kesehatan, keindahan serta kenyamaan lingkungan yang mampu memberikan kehidupan masyarakat yang berkualitas,” kata Agnes, di Cikande, Kabupaten Serang, Sabtu, 28 November 2020.

Agnes menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Serang Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Persampahan telah diatur mekanisme pengelolaan sampah yang baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

BACA :  Cemindo Gemilang Beri Pelatihan Tenaga Kerja Asal Lebak

“Seharusnya dalam hal ini koordinator Pasar Cikande menempatkan bagian pengelola sampah dengan baik yang mampu mengelola dan mengatur TPS dengan baik,” terang mahasiswa Fakultas Hukum UIN SMH Banten ini.

Sementara Camat Cikande, Mochamad Agus saat dihubungi via telepon selulernya belum bisa dihubungi.

Hingga berita ini dipublish wartawan BantenHits.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

Editor: Fariz Abdullah 



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler