Connect with us

Advertorial

Pasien COVID-19 Sembuh di Jawa Tengah Meningkat Pesat

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Pasien COVID-19 sembuh. (CNNIndonesia)

Jakarta – Kesembuhan pasien dari COVID-19 setiap hari terus bertambah. Dari data Kementerian Kesehatan per 30 November 2020, pasien COVID-19 sembuh jumlahnya melampui penambahan pasien terkonfirmasi positif.

Penambahan angka kesembuhan saat ini sebanyak 4.725 orang. Penambahan harian ini terus meningkatkan jumlah kesembuhan kumulatif menjadi 450.518 orang atau 83,6%.

Pada penambahan pasien terkonfirmasi positif harian bertambah sebanyak 4.617 kasus. Untuk jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga saat ini, berjumlah 538.883 kasus.

Meskipun demikian, jumlah kasus aktif, yakni pasien COVID-19 yang masih menjalani masa perawatan, per hari ini berjumlah 71.420 kasus atau 13,3% dari pasien terkonfirmasi. 

Untuk kasus pasien meninggal harian juga masih bertambah sebanyak 130 kasus dan kumulatifnya menjadi 16.945 kasus atau 3,1% dari pasien terkonfirmasi.

BACA :  Bupati Iti Surati Kemendikbud, Minta Izin Belajar Tatap Muka di Wilayah Pegunungan

Selain itu per hari ini jumlah suspek tercatat ada 72.786 kasus. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 505 kabupaten/kota. 

Dari data hasil uji laboratorium, Jumlah spesimen selesai diperiksa per hari sebanyak 40.055 spesimen dan kumulatifnya 5.695.747 spesimen.

Jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 29.839 orang dan kumulatifnya 3.827.720 orang. Dan jumlah negatif dari hasil periksa, per hari ini sebanyak 25.222 orang dan kumulatifnya 3.288.837 orang. Untuk positivity rate berada di angka 14,1%. 

Berdasarkan data perkembangan rincian per provinsi, Jawa Tengah hari ini mengalami peningkatan pesat dengan menambahkan pasien sembuh sebanyak 1.289 kasus dan kumulatifnya bertambah menjadi 39.570 kasus. Sehari sebelumnya kesembuhan di provinsi ini sebanyak 760 kasus. 

Penambahan kesembuhan kedua tertinggi  di DKI Jakarta dengan 915 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 123.984 kasus. Diikuti Jawa Barat menambahkan pasien sembuh sebanyak 703 kasus dan kumulatifnya mencapai 45.049 kasus. 

BACA :  Dampak Corona Meluas, PAD Lebak Merosot Rp87 Miliar

Jawa Timur menempati urutan keempat dengan kesembuhan harian, sebanyak 319 pasien sembuh harian, namun kumulatifnya masih kedua tertinggi mencapai 54.490 kasus. Dan Kalimantan Timur masuk ke urutan lima menambahkan kesembuhan dengan 282 kasus dan kumulatifnya 16.859 kasus.

Untuk rincian penambahan pasien terkonfirmasi positif harian per provinsi, DKI Jakarta hari ini urutan pertama harian, menambahkan sebanyak 1.099 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi sebanyak 136.861 kasus. Jawa Tengah menambahkan 899 kasus. Namun secara jumlah kumulatifnya, provinsi ini masih berada di urutan ketiga nasional dengan 55.896 kasus. 

Urutan ketiga harian ada di Jawa Barat dengan menambahkan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 741 kasus dan kumulatifnya mencapai 52.517 kasus.

Jawa Timur urutan keempat harian, menambahkan sebanyak 400 kasus dan kumulatifnya masih kedua tertinggi sebanyak 61.883 kasus. Dan Banten hari ini masuk urutan kelima dengan menambahkan 262 kasus dan kumulatifnya mencapai 13.061 kasus. 

BACA :  DPRD Banten Dorong Pengawasan Pekerja Anak di Bawah Umur Diperkuat

Disamping itu, pada kasus pasien meninggal harian per provinsi, Jawa Timur urutan pertama harian dengan menambahkan pasien meninggal sebanyak 32 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi sebanyak 4.407 kasus.

Jawa Tengah menjadi kedua terbanyak menambahkan pasien meninggal sebanyak 23 kasus dan kumulatifnya urutan ketiga sejumlah 2.363 kasus. 

DKI Jakarta urutan selanjutnya mencatatkan 19 pasien meninggal dan kumulatifnya urutan kedua bertambah menjadi 2.660 kasus.

Sementara untuk Jawa Barat hari masuk ke urutan keempat mencatatkan 11 kasus dan kumulatif pasien meninggal masih di urutan keempat tertinggi sebanyak 909 kasus. Dan menutup lima besar harian berada di provinsi Sumatera Selatan menambahkan 6 kasus dan kumulatifnya menjadi  507 kasus. (Advertorial)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler